Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Bandara Internasional El Tari Kupang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur.
Debu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki menyebar sehingga mengganggu penerbangan pesawat.
Sejumlah maskapai menghentikan operasional penerbangan pesawat dari dan ke Bandara El Tari Kupang.
Pelaksana Tugas General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara El Tari Kupang, Sutrisno mengatakan, keputusan pembatalan penerbangan merupakan kewenangan maskapai dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan.
"Sehubungan dengan adanya sebaran debu vulkanik dari letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki, pihak maskapai memutuskan untuk membatalkan penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Internasional El Tari Kupang. Hal ini dilakukan sebagai langkah mitigasi demi menjaga keselamatan dan keamanan operasional penerbangan," kata Sutrisno, Senin (8/6/2026).
Ia menyebut, meski terdapat sejumlah pembatalan penerbangan, operasional Bandara El Tari Kupang hingga saat ini tetap berjalan normal.
"Saat ini operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional El Tari Kupang berjalan normal. Pelayanan kepada penumpang dan aktivitas penerbangan lainnya berlangsung sesuai prosedur yang berlaku," ujarnya.
Baca juga: Dua Kabupaten di Pulau Flores Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Sutrisno menegaskan, pihak bandara terus melakukan koordinasi intensif dengan maskapai penerbangan, BMKG, serta Kantor Otoritas Bandar Udara guna memantau perkembangan situasi dan memastikan setiap keputusan operasional didasarkan pada prinsip keselamatan dan keamanan penerbangan.
"Kami mengimbau para pengguna jasa untuk selalu memeriksa status penerbangan melalui saluran resmi masing-masing maskapai, seperti call center, layanan pelanggan, aplikasi, maupun akun media sosial resmi," ucap Sutrisno.
Selain itu, kata Sutrisno, masyarakat juga dapat memperoleh informasi terkini mengenai operasional bandara melalui Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172.
Lebbih lanjut, Sutrisno mengatakan, bagi calon penumpang yang memiliki tiket penerbangan dari dan menuju Bandara El Tari Kupang dan terdampak pembatalan penerbangan, disarankan untuk menghubungi maskapai terkait guna memperoleh informasi lebih lanjut mengenai jadwal penerbangan, pengembalian dana (refund), maupun penjadwalan ulang perjalanan (reschedule).
"Hingga saat ini, Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda di Maumere masih ditutup dengan pertimbangan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan akibat dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki," kata Sutrisno.
Ia menambahkan, seluruh keputusan yang diambil oleh para pemangku kepentingan penerbangan bertujuan untuk menjamin keselamatan penumpang, awak pesawat, dan operasional penerbangan secara keseluruhan.
"Pembatalan penerbangan menjadi kewenangan dari pihak maskapai penerbangan dengan pertimbangan yang sama yaitu faktor keselamatan dan keamanan penerbangan," tutup Sutrisno. (mey)