Laporan Reporter TribunFlores.com, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, BORONG – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur menyerahkan sejumlah aset Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) hasil pekerjaan fisik tahun anggaran 2023, 2024 dan 2025 kepada UPTD SPAM Kabupaten Manggarai Timur untuk dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur, Ferdinandus Mbembok, mengatakan penyerahan aset tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan keberlanjutan layanan air minum bersih yang telah dibangun pemerintah melalui berbagai sumber pendanaan.
"Seluruh aset yang telah selesai dibangun diserahkan kepada UPTD SPAM agar dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," ujar Ferdinandus kepada TribunFlores.com, Senin (8/6/2026).
Pada tahun anggaran 2023, Dinas PUPR menyerahkan dua aset SPAM yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), yakni pembangunan SPAM jaringan perpipaan di Desa Lengko Namut dengan anggaran Rp4,19 miliar dan peningkatan SPAM jaringan perpipaan di Desa Satar Padut senilai Rp2,49 miliar.
Baca juga: Kini Urus Pertanahan Lebih Praktis, Antrean Online Sentuh Tanahku Permudah Warga Sikka
Sementara pada tahun anggaran 2024, terdapat empat paket proyek air minum yang telah diserahterimakan kepada UPTD SPAM. Keempat proyek tersebut meliputi pembangunan SPAM jaringan perpipaan Kota Borong segmen Golo Meleng–Kampas dengan 129 sambungan rumah (SR), perluasan jaringan perpipaan di Desa Gurung Liwut sebanyak 122 SR, perluasan jaringan di Desa Satar Padut sebanyak 100 SR, serta perluasan jaringan perpipaan di Kelurahan Watu Nggene yang melayani 100 SR.
Pada tahun anggaran 2025, Dinas PUPR kembali menyerahkan tiga aset SPAM yang bersumber dari DAK, yakni pembangunan SPAM di Desa Golo Lijun untuk 150 sambungan rumah, pengembangan SPAM di Desa Gurung Liwut untuk 50 sambungan rumah, serta perluasan jaringan perpipaan di Desa Golo Kantar.
Selain itu, terdapat tiga paket proyek air minum yang didanai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dan juga telah diserahkan kepada UPTD SPAM untuk dikelola. Ketiga paket tersebut meliputi perluasan jaringan perpipaan AMB Desa Golo Lijun, peningkatan jaringan perpipaan dari Desa Golo Pari menuju Reservoir Naron, serta perluasan jaringan perpipaan segmen Pau di Desa Buti.
Ferdinandus berharap seluruh infrastruktur yang telah dibangun dapat dikelola secara baik sehingga mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan.
Menurutnya, pengelolaan yang optimal oleh UPTD SPAM menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih bagi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Manggarai Timur. (Rob)