BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Untuk mendukung percepatan tersebut, Disdukcapil Bangka Tengah meluncurkan inovasi bertajuk Jempol Aksi IKD (Jemput Bola Aktivasi IKD) yang diharapkan mampu meningkatkan jumlah masyarakat yang telah mengaktifkan identitas kependudukan digital.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bangka Tengah, Nordianto, mengatakan program tersebut merupakan salah satu strategi untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan identitas digital.
"Mudah-mudahan dengan dengan adanya inovasi ini, percepatan dari IKD ini bisa segera mencapai target yang telah ditentukan," ujarnya.
Noordianto menerangkan, hingga Mei 2026 capaian aktivitas IKD di Bangka Tengah tercatat mencapai 4 persen dari jumlah penduduk.
Sementara target yang ditetapkan pemerintah yakni sebesar 8 persen.
Menurutnya, untuk mempercepat capaian target, sosialisasi lebih difokuskan kepada generasi muda yang dinilai lebih akrab dengan teknologi digital.
"Untuk mempercepat validasi, sosialisasi lebih kita fokuskan kepada generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi digital," sebutnya.
Disisi lain ia menerangkan, jajarannya juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan aktivasi IKD, termasuk lembaga perbankan.
Ia mengatakan pihak perbankan selama ini masih banyak membutuhkan data identitas nasabah dalam bentuk fisik, sehingga diperlukan penyesuaian agar identitas digital dapat diterima dalam pelayanan perbankan.
"Biasanya pihak bank selalu membutuhkan data identitas nasabah dalam bentuk fisik, maka kami mencoba berkoordinasi dengan pihak bank untuk bisa menerima data identitas nasabah secara digital," terangnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)