TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasangan suami istri lanjut usia (lansia) di Kampung Gandekan, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, sempat terjebak di dalam rumah selama sekira satu jam setelah gazebo yang difungsikan sebagai garasi, roboh pada Senin (8/6/2026) sore.
Rumah tersebut diketahui milik Harmiyati (67) dan suaminya, Arum Wahyudi (71).
Saat kejadian sekira pukul 15.45, Harmiyati berada di teras depan rumah, sementara suaminya berada di dalam.
Ketua RT 01 RW 07 Jagalan Semarang, Ryka Indriyanti mengatakan, gazebo tiba-tiba ambruk dan menutup akses masuk-keluar rumah sehingga kedua lansia itu sempat panik.
Baca juga: Wali Murid Panik Datangi Posko SPMB Disdik Kota Semarang, Yuni: Ada Gangguan Server
• Sate Dicampur Racun Tikus, Penyebab Tewasnya Aminah di Boyolali, Pelaku Menantu Korban
"Pas roboh, beliau masuk ke dalam. Jadi seperti tidak bisa keluar. Mobilnya rusak, tapi untuk rumahnya aman," kata Ryka kepada Tribunjateng.com, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, reruntuhan gazebo menutup seluruh akses di bagian depan rumah sehingga penghuni tidak bisa keluar maupun masuk.
"Garasinya itu nutup jalan. Jadi dia sempat panik karena roboh, terus teriak 'rumahnya roboh'," ujarnya.
Suara ambruknya bangunan terdengar cukup keras hingga mengundang perhatian warga sekitar.
"Begitu ambruk, mobil seperti tabrakan. 'Bruk!', alarm mobilnya berbunyi kencang," kata Ryka.
Warga yang berdatangan kemudian bergotong-royong mengevakuasi korban dan membersihkan puing-puing.
Ryka menyebut, kedua lansia itu terjebak sekira satu jam sebelum akhirnya bisa keluar.
"Enggak sampai lama, warga ada yang langsung lompat ke dalam untuk melihat kondisi mereka," tuturnya.
Dia mengatakan, perhatian khusus diberikan kepada pasangan lansia tersebut karena kondisi kesehatan sang suami yang baru pulang dari rumah sakit.
Sementara kedua anak mereka sedang menunaikan ibadah haji.
"Bapaknya baru pulang dari rumah sakit dan anaknya lagi haji, dua-duanya," ujarnya.
Meski sempat terjebak dan panik, keduanya dipastikan selamat dan tidak mengalami luka.
"Keduanya Alhamdulillah enggak apa-apa, cuma kaget saja karena tahu-tahu roboh," katanya.
Menurut Ryka, gazebo yang roboh tersebut merupakan bangunan kayu yang dibangun sekira dua tahun lalu.
Selain menutup akses rumah, reruntuhan juga menimpa mobil Toyota Etios Valco berwarna biru yang terparkir di bawahnya hingga menyebabkan kaca depan pecah.
Ryka menduga robohnya gazebo dipicu konstruksi yang kurang kuat.
Menurutnya, warga sebenarnya telah mengingatkan pemilik rumah karena bangunan terlihat mulai miring sejak sekira sepekan lalu.
"Kalau dari pondasinya tidak ada kuncinya. Jadi hanya kayu yang ditopangkan ke atasnya."
"Sepekan lalu kami sudah mengingatkannya, 'Bu, itu gazebo sudah mulai miring karena tidak ada kunci pengait besi ke pondasi bawahnya'," imbuhnya. (*)