Kepala Desa Madusari Pastikan Pembangunan Lapangan Dimulai, Warga Diajak Kawal Bersama hingga Tuntas
Yoseph Hary W June 08, 2026 10:14 PM

 

‎TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kepala Desa Madusari, Sodikun, memastikan pembangunan kembali Lapangan Desa Madusari akan segera dilaksanakan sesuai hasil kesepakatan bersama masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan unsur pemuda desa. 

Kepastian tersebut disampaikan usai musyawarah yang digelar di Gedung Olahraga Desa Madusari, Senin (8/6/2026).

Komitmen pemdes


‎Sodikun menegaskan bahwa Pemerintah Desa Madusari tetap berkomitmen memenuhi janji pembangunan lapangan yang sebagian lahannya digunakan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

‎"Kami memahami aspirasi masyarakat karena lapangan ini merupakan fasilitas publik yang sangat penting bagi warga. Karena itu, setelah musyawarah hari ini, seluruh tahapan pembangunan sudah kami sepakati bersama dan akan segera dilaksanakan," kata Sodikun.

‎Ia menjelaskan, pembangunan lapangan sebenarnya tidak pernah dibatalkan. Namun dalam prosesnya terdapat sejumlah tahapan administrasi dan teknis yang harus diselesaikan terlebih dahulu sehingga pelaksanaan di lapangan mengalami penyesuaian waktu.

‎Menurutnya, masukan dan pengingat dari masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga komunikasi antara pemerintah desa dan warga.

‎"Kami berterima kasih kepada masyarakat yang terus mengawal pembangunan ini. Semua aspirasi kami dengarkan dan hari ini sudah menghasilkan kesepakatan yang jelas lengkap dengan jadwal pekerjaan yang akan dilaksanakan," ujarnya.

Hasil musyawarah: pembangunan dimulai



‎Berdasarkan hasil musyawarah, pembangunan lapangan akan dimulai dengan perataan tanah pada 8 hingga 28 Juni 2026. Selanjutnya dilakukan pembangunan drainase, pemadatan lahan, pembangunan senderan permanen, drainase permanen, hingga penanaman rumput yang ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026.

‎Untuk menjamin keterbukaan dan transparansi, Karang Taruna Desa Madusari juga akan dilibatkan dalam pengawasan pembangunan. Perwakilan pemuda akan ikut memantau progres pekerjaan agar berjalan sesuai jadwal yang telah disepakati.

‎Sodikun berharap keterlibatan seluruh elemen masyarakat dapat menciptakan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang nantinya akan dimanfaatkan bersama.

‎"Kami ingin pembangunan ini menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah desa melaksanakan, masyarakat mengawasi, sehingga hasilnya benar-benar sesuai harapan warga," tuturnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dan pembangunan lapangan desa bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Madusari.

‎"Koperasi Desa Merah Putih dibangun untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Sementara lapangan desa tetap kami pertahankan fungsinya sebagai ruang publik, tempat olahraga, kegiatan sosial, pendidikan, dan aktivitas kepemudaan. Keduanya sama-sama penting bagi kemajuan desa," jelasnya.

‎Dengan adanya kesepakatan terbaru tersebut, Pemerintah Desa Madusari berharap seluruh masyarakat dapat kembali tenang dan bersama-sama mengawal proses pembangunan hingga selesai.

‎"Kami mohon doa dan dukungan seluruh warga. Insyaallah pembangunan lapangan akan kami selesaikan sesuai jadwal yang sudah disepakati bersama sehingga pada akhir Agustus nanti masyarakat bisa kembali memanfaatkan lapangan ini dengan nyaman," pungkas Sodikun.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.