Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - 16 tim futsal putra terbaik tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Gresik resmi mengikuti Turnamen Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026.
Turnamen bergengsi yang digelar perdana di Gresik ini bukan sekadar ajang adu ketangkasan di lapangan — lebih dari itu, ia membuka pintu bagi para pelajar untuk melangkah jauh, dari Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) hingga ke panggung Eropa.
Mimpi besar itu kini hanya berjarak beberapa tendangan dari kenyataan.
TPAAF 2026 akan berlangsung di WEP mulai Kamis, 11 Juni hingga Kamis, 18 Juni 2026. Ajang yang digelar bersama PT Freeport Indonesia ini hadir dengan dukungan sejumlah sponsor besar, yakni PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE), Biznet, Wilmar, Cargill, dan Specs.
Para peserta tidak hanya memperebutkan gelar juara, tetapi juga berkompetisi untuk menjadi pemain terbaik yang akan dibawa ke Jakarta, dan selanjutnya ke Spanyol.
Perjalanan menuju turnamen ini diawali dengan technical meeting yang digelar di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Senin (8/6/2026).
Pertemuan teknis itu dihadiri manajemen Tribun Jatim Network, Asosiasi Futsal Kabupaten Gresik, serta seluruh perwakilan tim peserta. Agenda utama pertemuan adalah menyamakan persepsi terhadap regulasi turnamen agar kompetisi berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.
Human Resources General Affairs Tribun Jatim Network, Hari Prasetyo, menegaskan bahwa kehadiran TPAAF di Gresik merupakan bagian dari komitmen Tribun dalam membangun ekosistem edutainment olahraga bagi generasi muda.
"Komitmen kami di Tribun adalah memberikan kontribusi dalam bentuk edutainment, event-event sport yang membawa kita ke panggung nasional," ujarnya.
Baca juga: Tribun Putih Abu-Abu Futsal 2026, Pelatih Gresik United Sebut Efektif Jaring Bibit Muda Berbakat
Hari menekankan bahwa TPAAF dirancang dengan standar liga profesional. Seluruh regulasi disampaikan secara terbuka kepada peserta agar tidak ada ruang untuk kerancuan di tengah jalannya kompetisi.
"Kita pastikan liga ini berstandar profesional, transparan, dan aturan main disampaikan secara jelas. Futsal ini bukan soal kecepatan mencetak gol semata, tetapi soal mentalitas, disiplin, dan respect. Tempat membuktikan kualitas sesungguhnya ada di sini, sesuai tagline TPAAF: Spirit Generasi Juara," bebernya.
Komite Wasit Asosiasi Futsal Kabupaten Gresik, Mochammad Machmudi, menyambut antusias kepercayaan yang diberikan Tribun kepada Gresik sebagai tuan rumah perdana TPAAF. Ia menyerukan kepada semua pihak untuk menjaga sportivitas, baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Saya sangat bangga dan antusias karena Gresik dipercaya oleh Tribun untuk menggelar turnamen futsal ini. Tribun luar biasa. Mari kita dukung turnamen ini dari awal hingga akhir agar aman dan lancar, di dalam maupun di luar lapangan," kata dia.
Turnamen TPAAF diikuti 16 tim futsal putra sekolah SMA/SMK di Kabupaten Gresik. Digelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) mulai Kamis, 11 Juni hingga Kamis, 18 Juni 2026. Para pemain berkesempatan menjadi pemain terbaik yang akan dibawa ke Jakarta. Kemudian akan di bawa ke Spanyol.
Grup A
- SMK YASMU Manyar
- SMAN 1 Manyar
- SMAN 1 Menganti
- SMAN 1 Kalitengah
Grup B
- SMA Negeri Sidayu
- SMAN 1 Balongpanggang
- SMK Semen Gresik
- SMK Assa'adah Bungah
Grup C
- SMK PGRI 1 Gresik
- SMK Wahid Hasyim Glagah
- SMA Muhammadiyah 1 Gresik
- SMK Islamicqon
Grup D
- SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik
- SMA Negeri 1 Kebomas
- SMK Negeri 1 Cerme
- SMA Muhammadiyah 8 Gresik
Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, menyambut positif penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, ajang ini menjadi kesempatan berharga bagi generasi muda Gresik untuk mengembangkan bakat sekaligus mengharumkan nama daerah.
Selain meningkatkan atmosfer kompetisi olahraga pelajar, turnamen ini juga membuka jalur pembinaan menuju level yang lebih tinggi. Para pemain yang menonjol di tingkat daerah akan berkesempatan mengikuti seleksi di tingkat nasional di Jakarta.
Dari tingkat nasional, talenta terbaik nantinya akan dipilih untuk mendapatkan pengalaman sepak bola internasional di Spanyol, sehingga menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta untuk tampil maksimal dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir berharap, gelaran turnamen Tribun Putih Abu Abu Futsal di Gresik nanti bisa mendorong semangat dan sportivitas anak-anak muda Gresik untuk bertanding di Tribun Putih Abu Abu Futsal Gresik nanti.
"Mudah-mudahan atlet atlet Gresik terutama di bidang futsal bisa membanggakan nama Kabupaten Gresik di tingkat nasional dan informasinya nanti dikirim ke tingkat internasional di Spanyol," ujarnya.
Syahrul sapaan akrabnya mengatakan, turnamen Tribun Putih Abu-Abu Futsal di Gresik menjadi kesemapatan emas bagi para pelajar SMA/SMK di Kabupaten Gresik.
"Ini momen luar biasa yang punya skill futsal bisa dikeluarkan semaksimal mungkin nanti, karena nanti bagi pemain-pemain terbaik ini kesempatan emas karena akan dikirim ke tingkat internasional," ucapnya.
Syahrul menyambut baik event yang membawa bakat muda Gresik ke panggung dunia.
"Tentu sangat menggairahkan bagi anak-anak Gresik untuk menjaga sportivitas, juga giat berlatih, kami di pemerintahan mendukung penuh manakala ada kegiatan internasional di Kabupaten Gresik," tutupnya.