Jakarta (ANTARA) - I.League resmi mengumumkan hasil penilaian infrastruktur stadion yang diajukan klub-klub peserta Championship 2026/27 dalam proses Club Licensing Cycle 2025/26.

Penilaian tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan arena sebelum kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia bergulir musim depan.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan penilaian dilakukan terhadap stadion yang diajukan klub sebagai kandang untuk musim 2026/27.

Evaluasi mencakup berbagai aspek infrastruktur yang menjadi syarat dalam proses club licensing guna mendukung penyelenggaraan kompetisi yang aman, nyaman, dan profesional.

"Penilaian stadion merupakan bagian dari proses club licensing yang bertujuan memastikan infrastruktur yang diajukan klub memenuhi standar yang ditetapkan. Hasil ini menjadi salah satu dasar dalam perencanaan penyelenggaraan kompetisi musim 2026/27," ujar Ferry Paulus yang dikutip dari situs I.League pada Senin (8/6).

Menurut I.League, sejumlah stadion telah menyelesaikan tahapan penilaian infrastruktur. Beberapa klub mengajukan stadion dengan komitmen renovasi untuk memenuhi standar yang ditentukan, sementara klub promosi maupun tim yang terdegradasi juga telah mendaftarkan kandang mereka sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim baru.

Klub-klub yang musim lalu tampil di Super League seperti Persis Solo, PSBS Biak, Semen Padang FC, PS Barito Putera, dan PSIS Semarang turut masuk dalam daftar peserta yang telah mengajukan stadion untuk Championship 2026/27.

Meski demikian, I.League menegaskan bahwa hasil penilaian ini belum menjadi keputusan final terkait stadion yang akan digunakan selama kompetisi berlangsung. Penetapan arena tetap akan melalui proses verifikasi lanjutan, inspeksi operasional, serta pemenuhan regulasi kompetisi yang berlaku.

Selain itu, status stadion masih dapat berubah bergantung pada perkembangan renovasi, kondisi infrastruktur, maupun persyaratan tambahan yang harus dipenuhi klub sebelum kompetisi dimulai.

Berikut daftar stadion yang telah melalui proses penilaian infrastruktur dalam Club Licensing Cycle 2025/26:

1. Persis Solo – Stadion Manahan
2. PSBS Biak – Belum ditetapkan
3. Semen Padang FC – Stadion H. Agus Salim Padang dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api
4. Deltras FC – Stadion Gelora Delta Sidoarjo
5. FC Bekasi City – Stadion Patriot Candrabhaga
6. Kendal Tornado FC – Stadion Sriwedari
7. Persela Lamongan – Stadion Surajaya
8. Persiba Balikpapan – Stadion Batakan
9. Persikad – Stadion Pakansari
10. Persiku Kudus – Stadion GOR Wergu Wetan Kudus
11. Persipura Jayapura – Stadion Lukas Enembe
12. Persiraja Banda Aceh – Stadion H. Dimurthala
13. PS Barito Putera – Stadion Demang Lehman
14. PSIS Semarang – Stadion Jatidiri
15. PSMS Medan – Stadion Utama Sumatera Utara
16. PSPS Pekanbaru – Stadion Kaharuddin Nasution
17. Sumsel United – Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dan Stadion Bumi Sriwijaya
18. RANS Nusantara FC – Stadion Kanjuruhan
19. Dejan FC – Stadion Gelora 10 November
20. PSGC Ciamis – Stadion Galuh Ciamis

Selanjutnya, klub-klub peserta masih harus menyelesaikan berbagai persyaratan lisensi lainnya sebelum kompetisi resmi bergulir.