Sosok Nanik S Deyang, Menangis saat Dilantik Presiden Prabowo Menjadi Kepala BGN
Torik Aqua June 09, 2026 07:14 AM

 

TRIBUNJATIM.COM - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Nanik dipercaya memimpin lembaga tersebut menggantikan Dadan Hindayana bersama dua wakil kepala yang turut dilantik pada kesempatan yang sama.

Suasana pelantikan berlangsung emosional.

Nanik terlihat tidak mampu menyembunyikan rasa harunya setelah menerima amanah baru dari Presiden Prabowo.

Baca juga: Penyebab Nanik S Deyang Tak Terseret Kasus Korupsi Seperti Dadan dan 2 Wakil Lainnya

Air mata bahkan tampak menetes saat dirinya mendapat ucapan selamat usai prosesi pelantikan.

Pemerintah menyebut penunjukan Nanik didasarkan pada pengalamannya sebagai Wakil Kepala BGN.

Selain dinilai memahami berbagai proses di internal lembaga, Nanik juga dianggap memiliki karakter tegas, disiplin, dan mampu mempercepat pembenahan program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain Nanik, Prabowo juga melantik pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), di antaranya Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Mengenakan kebaya biru muda dan kerudung hitam, Nanik terlihat tersenyum saat menerima ucapan selamat dari Prabowo.

Dalam momen tersebut, air mata Nanik perlahan menetes di balik kacamatanya.

Ia beberapa kali menyeka wajah dan matanya menggunakan tisu yang digenggam di tangan kanan.

Ekspresi haru terlihat jelas dari raut wajahnya saat berdiri di tengah deretan pejabat yang baru dilantik.

Meski berusaha tegar, emosi Nanik tampak sulit dibendung ketika menerima amanah baru memimpin lembaga yang mengawal program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG).

Nanik dilantik untuk menggantikan Dadan Hindayana. Pelantikan Nanik berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pelantikan pimpinan BGN yang baru tidak dilakukan langsung setelah pengangkatan. Menurut Prasetyo, Presiden ingin pimpinan BGN yang baru melakukan perbaikan terlebih dahulu.

"Karena kita semua berpikir bahwa beliau dalam hari-hari pertama itu supaya fokus terlebih dahulu untuk melakukan proses perbaikan-perbaikan di Badan Gizi Nasional kita,” katanya.

Lagi pula, kata Prasetyo, secara administrasi hukum, ketiga pimpinan BGN telah sah menjabat begitu pengangkatan atau Keputusan Presiden ditetapkan.

"Kalau secara administratif hukum, beliau bertiga sudah sah menjadi pimpinan Badan Gizi Nasional semenjak keputusan Presiden ditetapkan gitu," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo menjelaskan alasan Presiden Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang sebagai pengganti Dadan Hindayana.

Nanik dinilai telah memahami seluk-beluk BGN karena sebelumnya menjabat Wakil Kepala di lembaga tersebut.

"Beliau kan sudah beberapa saat terakhir, beberapa bulan mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional sehingga kita meyakini beliau sudah cukup waktu untuk memahami seluruh proses atau kegiatan yang berjalan di Badan Gizi Nasional," katanya.

Selain itu, kata dia, Nanik merupakan sosok yang telaten, tegas, dan disiplin dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Jadi itu beberapa dasar pertimbangan untuk kita minta ke beliau yang kemudian dibantu oleh dua wakil yang baru untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan-perbaikan dan pembenahan-pembenahan," pungkasnya.

Gantikan Dadan Hindayana

Sosok Nanik S Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, menggantikan Dadan Hindayana.

Dadan Hindayana resmi dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pencopotan Dadan sebagai Kepala BGN ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

Selain Dadan, ada dua nama wakilnya yang juga dicopot.

Baca juga: Sosok dan Jejak Karir Dadan Hindayana yang Kini Dicopot Prabowo dari Jabatan Kepala BGN

"Maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo Hadi.

Dalam kesempatan itu, Prasetyo merinci para pimpinan Badan Gizi Nasional terdahulu yang secara resmi diganti.

Termasuk, dua nama Wakil Kepala BGN.

"Yang pertama adalah saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Yang kedua, Saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Yang ketiga, Saudara Soni Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

Dijelaskan Prasetyo, pemerintah menyampaikan apresiasi atas pengabdian para pejabat tersebut selama meletakkan fondasi awal lembaga baru ini.

"Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras, dedikasi selama ini di dalam membangun pondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional," tambahnya.

Presiden Prabowo langsung menunjuk jajaran pimpinan baru untuk menakhodai Badan Gizi Nasional.

Nama Nanik S Deyang ditunjuk untuk mengisi posisi tertinggi di lembaga tersebut.

Posisi pimpinan BGN kini dipercayakan kepada Nanik S Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

"Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional, pertama adalah Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, kedua Saudara Lodewijk Paulus sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga Saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Pergantian ini terjadi sebelum Dadan genap dua tahun memimpin BGN. 

Ia dilantik pada 19 Agustus 2024 oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 94P Tahun 2024 tentang Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.

Sosok Nanik S Deyang

KRITIK MBG - Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang saat ditemui di Gedung BGN, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025).
KRITIK MBG - Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang saat ditemui di Gedung BGN, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025). (Istimewa/KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Perempuan bernama lengkap Nanik Sudaryati Deyang ini lahir di Madiun, Jawa Timur, 3 Januari 1968 (saat ini berusia 57 tahun).

Nanik dikenal mengawali karier sebagai jurnalis Tabloid Bangkit.

Selama menjadi wartawan, Nanik kritis terhadap berbagai isu baik sosial, politik, dan ekonomi. 

Pada kancah politik, nama Nanik S Deyang mulai mengemuka pada Pilpres 2019.

Saat itu Ia menjabat Wakil Ketua Badan Kemenangan Nasional Koalisi Indonesia Adil Makmur, sebuah Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Sosok Pejabat Negara Pulang Jalan Kaki Ogah Dikawal Tot Tot Wuk Wuk, Tenang Nyebrang Bareng Warga

Baca juga: Sosok Sangun Ragahdo, Pengacara Tasya Farasya yang Jadi Sorotan di Sidang Cerai dengan Ahmad Assegaf

Jadi Komisaris hingga Wakil Kepala BGN

Kedekatan Nanik S Deyang dengan Prabowo semakin terlihat setelah dirinya dilantik menjadi Wakil I Badan Pengentasan Kemiskinan periode tahun 2024-2029 pada Oktober 2024.

Kemudian pada 12 Juni 2025, Nanik S Deyang resmi diangkat oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). 

Pengangkatan itu berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku Pemegang Saham Seri A Dwiwarna Perusahaan Perseroan PT Pertamina (Persero) Nomor SK-150/MBU/06/2025 / Nomor SK.012/DI-DAM/DO/2025.

Bergabungnya Nanik S Deyang ke Pertamina diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Pertamina yang digelar pada 12 Juni.

Kemudian pada 17 September 2025, Nanik S Deyang dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan melepas jabatan Wakil I Badan Pengentasan Kemiskinan.

Nanik S Deyang mendampingi Dadan Hindayana yang menjabat Kepala BGN.

Tidak sendirian, ada dua sosok lain yang menjabat Wakil Kepala BGN, yaitu Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya.

MINTA MAAF - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan permohonan maaf terkait kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang menimpa ribuan anak, Jumat (26/9/2025) di kantor BGN, Jakarta.
MINTA MAAF - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan permohonan maaf terkait kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang menimpa ribuan anak, Jumat (26/9/2025) di kantor BGN, Jakarta. (Tangkap Layar Kompas TV)

Baca juga: 5 Sosok Artis di DPR RI Disorot Lita Gading karena Pendidikannya, Ada yang Cuma Lulusan SMA

Satu Anak Sakit adalah Tanggung Jawab Kami

Nanik menegaskan insiden keracunan massal program MBG bukan sekadar soal angka, namun soal nyawa dan masa depan generasi bangsa.

“Ini bukan masalah angka, tetapi satu nyawa pun, satu anak pun sakit itu adalah menjadi tanggung jawab kami. Kesalahan kami sebagai pelaksana untuk harus memperbaikinya secara total,” tegasnya.

Ia pun kembali menundukkan kepala, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh anak dan orang tua di Indonesia.

“Sekali lagi pada anak-anak saya tercinta se-Indonesia dan juga orang tua, saya mohon maaf atas nama BGN dan janji tidak akan lagi terjadi. Tidak akan terjadi lagi,” ucapnya.

Nanik meminta seluruh pihak mendukung upaya perbaikan sistem dan mengajak masyarakat ikut mengawasi jalannya dapur MBG.

“Kami juga mohon dukungan ke semua pihak. Untuk berikutnya saya mohon ke masyarakat ikut mengawasi jalannya dapur MBG,” tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.