Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI – Operasional puluhan dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Wonogiri untuk sementara dihentikan.
Akibatnya, lebih dari 60 ribu penerima manfaat program MBG terdampak penghentian layanan tersebut.
Data yang dihimpun menyebutkan, sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat ini tidak beroperasi karena terkendala persoalan teknis dan administrasi.
Tiga faktor utama menjadi penyebab penghentian operasional dapur MBG tersebut, yakni perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), belum cairnya dana operasional dari pemerintah pusat, serta adanya kasus keracunan makanan.
Sebanyak 11 SPPG menghentikan layanan sementara karena mendapat suspensi dan diwajibkan melakukan perbaikan sistem bio IPAL.
Dapur MBG yang terdampak tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Purwantoro, Wonogiri Kota, Jatisrono, Tirtomoyo, Wuryantoro, Girimarto, Baturetno, dan Manyaran.
Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno membenarkan adanya penghentian sementara operasional dapur MBG tersebut.
"Ada yang disuspen sementara karena bio IPAL. Lalu ada yang belum masuk bantuan keuangannya ke VA (virtual account) dapur. Satu berhenti sementara karena ada KLB (kejadian luar biasa) keracunan," jelasnya, Senin (8/6/2026).
Imron mengatakan, proses pemasangan bio IPAL saat ini sedang berjalan.
Namun, setelah perbaikan selesai, dapur MBG masih harus menunggu rekomendasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum kembali beroperasi.
Selain masalah IPAL, sebanyak 16 SPPG lainnya belum bisa beroperasi karena masih menunggu pencairan dana operasional dari pemerintah pusat.
Lokasi dapur MBG tersebut tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Purwantoro, Giritontro, Jatisrono, Sidoharjo, Wonogiri Kota, Batuwarno, Slogohimo, Nguntoronadi, Puhpelem, Kismantoro, Baturetno hingga Jatiroto.
Imron menegaskan, pengelola dapur tidak diperbolehkan menggunakan dana pribadi atau sumber lain untuk menalangi operasional MBG sebelum bantuan keuangan diterima.
Di sisi lain, Koordinator Wilayah BGN Wonogiri Pandri Prabowo menyebut pencairan dana operasional saat ini masih dalam proses transfer ke rekening masing-masing dapur.
Baca juga: Buntut Temuan Puntung Rokok di MBG, SPPG Jatiroto 1 Wonogiri Tutup Sementara
Sementara itu, satu dapur MBG di Kecamatan Jatiroto juga dihentikan sementara setelah muncul kasus keracunan makanan.
Dapur tersebut diketahui merupakan SPPG Jatiroto 1.
Menurut Pandri, dapur tersebut masih menunggu rekomendasi lanjutan dari BGN sebelum dapat kembali beroperasi.
"Tinggal menunggu rekomendasi dari BGN ini nanti," kata Pandri.
(*)