BANJARMASINPOST.CO.ID - Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Selatan (Kalsel) sempat menghentikan operasional karena dana operasional belum diterima.
Informasi tersebut diperoleh BPost dari sejumlah mitra pengelola dapur MBG di Kalsel yang mengaku masih menunggu pencairan dana.
Salah seorang pemilik dapur MBG di Kabupaten Banjar yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku banyak mitra saat ini diliputi kekhawatiran terkait kelanjutan operasional dapur.
“Ini teman-teman mitra lagi harap-harap cemas. Tapi kami tidak ada yang berani speak up,” ujarnya kepada BPost, Selasa (9/6/2026).
Baca juga: MBG di Banjarmasin Tetap Jalan Pasca Korupsi BGN Terkuak, Pakar Hukum Ingatkan Potensi Penyimpangan
Menurutnya, dari sekitar 22 hingga 27 dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Banjar, baru sebagian yang disebut menerima pencairan dana.
“Informasinya di Kabupaten Banjar cuma ada tujuh dapur yang cair. Itu pun hari Jumat. Katanya ada lagi yang cair hari Senin, tapi saya tidak tahu pasti berapa jumlahnya,” katanya.
Ia mengaku sebenarnya ingin tetap membeli bahan makanan untuk operasional dapur. Namun, ketidakpastian pencairan dana membuat sebagian mitra memilih menunggu.
“Sebenarnya ingin saja membelikan bahan-bahannya dulu, tapi takut juga kalau dananya tidak turun,” ujarnya.
Namun, Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten Banjar, Shinta Aulia Armeynda mengaku tidak ada yang setop karena cash flow tidak lancar. “Jadi sejauh ini semua SPPG yang ada masih beroperasi,” jelas Shinta.
Shinta menguraikan, saat ini terdapat 39 yang beroperasi dengan cakupan sekitar 51,4 persen dari total sasaran penerima manfaat detail jumlahnya sudah mencapai 70 ribu peserta didik.
Adanya SPPG yang setop sementara juga diungkapkan salah seorang pemilik dapur MBG di Banjarmasin. Ia membenarkan hingga kini dana operasional untuk dapurnya belum diterima. “Belum,” katanya singkat saat ditanya mengenai pencairan dana.
Ketika ditanya apakah operasional dapur dihentikan sementara, ia membenarkannya.
“Ya, dihentikan. Dananya belum masuk,” katanya.
Korwil SPPG Banjarmasin, Cahyadi, memastikan pencairan dana mulai berjalan kembali. “Aman bang, dana sudah mulai masuk lagi,” ujarnya melalui pesan WA.
Sementara itu, hingga Selasa malam, Koordinator MBG Kalimantan, Adi, dan Korwil SPPG Kalsel, Siti Fatimah, belum memberikan tanggapan atas pertanyaan yang diajukan BPost terkait pencairan dana dan operasional dapur MBG di daerah.
Di sisi lain, pantauan BPost tidak seluruh dapur MBG menghentikan aktivitasnya. Salah satu SPPG di kawasan Banjarmasin Tengah masih terlihat beroperasi. Sejumlah pegawai tampak beraktivitas dan mobil box distribusi MBG terlihat keluar masuk area dapur. Penyaluran makanan bergizi gratis ke sekolah-sekolah juga masih berlangsung di sejumlah lokasi.
Kepala SMPN 15 Banjarbaru, Herry Tryman, mengatakan sekolahnya masih menerima distribusi MBG dari SPPG Guntung Manggis 2. “Di tempat kami SPPG-nya dari Guntung Manggis 2 dan tetap dilayani,” katanya.
Baca juga: Diduga Dana Pusat Belum Cair, Dapur MBG di Banjarmasin Ini Setop Sementara Operasional
Hal serupa disampaikan Kepala SMAN 5 Banjarmasin, Mukhlis Takwin. “Ya, hari ini ada MBG,” ujarnya.
Terpisah, mengenai dana operasional, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menjelaskan dana operasional untuk dapur MBG sudah dicairkan mulai Jumat (5/6) pekan lalu. “Ada bagian dari hoaks, ada bagian dari, semua sudah dicairkan dari mulai Jumat. Yang 27.877 tadi itu loh, sudah masuk, sudah operasional,” kata Nanik, di Kompleks Istana, Jakarta, Senin (8/6).
Menurut Nanik, sebagian SPPG dananya sudah cair. Ada juga SPPG yang dananya baru akan cair pada hari ini (kemarin, Red), dengan total secara nasional Rp 5 triliun. (kompas.com/sul/lis)