BOLASPORT.COM - Timnas putri Indonesia gagal menang dalam dua laga FIFA Matchday bulan Juni melawan Singapura dan Kamboja.
Sepak bola putri Indonesia membutuhkan kompetisi untuk mengasah kemampuan para pemain.
Timnas putri Indonesia baru saja melakoni dua laga pada FIFA Matchday bulan Juni.
Namun tak seperti timnas putra yang berjaya melawan Oman dan Mozambik, timnas putri mendapatkan hasil buruk.
Dua lawan yang dihadapi yaitu timnas putri Singapura dan Kamboja di Stadion Arcamanik, Bandung.
Pada Rabu (3/6/2026), Indonesia menjamu Singapura dengan susunan starter lebih banyak pemain lokal.
Pelatih Satoru Mochizuki baru menurunkan sejumlah pemain naturalisasi pada babak kedua karena baru bergabung belakangan.
Hasilnya negatif, yaitu kekalahan 0-2 dari Lionesses akibat dua gol babak pertama.
Lalu pada Selasa (9/6/2026), Indonesia menghadapi Kamboja yang mengalahkan Singapura dengan skor 0-5.
Pada laga ini, Garuda Pertiwi tampil lebih baik dengan pemain naturalisasi bermain sejak awal.
Sempat mencetak gol melalui Siti Rosdillah, Indonesia langsung dibobol Chhit Sapheourn.
Hasil 1-1 membuat timnas putri Indonesia gagal menang dalam dua laga FIFA Matchday bulan Juni.
Performa Sheva Imut dkk terlihat kurang optimal meski sudah menjalani training camp berbulan-bulan.
Oleh sebab itu, PSSI dituntut segera menggulirkan kompetisi yang terakhir kali digelar pada 2019.
Ketum PSSI Erick Thohir yang mengunjungi pertandingan di Stadion Arcamanik kini menjanjikan kompetisi putri.
"Nanti Oktober lah, Oktober ya," ucap Erick menjawab pertanyaan BolaSport.com dalam sesi wawancara cegat.
"Tetap rencana enam klub nanti, supaya paling tidak ketika grassroot-nya yang kurang lebih sekarang ada 50 ribu selama hampir tiga tahun ini bisa bermain di liga."
Erick mengungkap enam klub tersebut akan bermarkas di sekitar area Banten, Jakarta, dan Jawa Barat.
"Kita juga harus memikirkan kesehatan finansial klub-klub tadi," ujar Erick.
"Jadi paling tidak klub-klub putri ini bisa 2-3 tahun ke depan tidak ada yang mungkin mengeluhkan pendanaan," ujarnya.