Harga Ayam Turun di Tengah Tekanan Dolar, Pedagang Khawatir BBM Naik
Dian Anditya Mutiara June 10, 2026 11:35 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS -  Harga daging ayam potong di Pasar Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, mulai mengalami penurunan setelah sempat melonjak menjelang dan saat Iduladha 2026.

Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Cibubur, Sutina mengatakan, saat ini harga daging ayam filet sekira Rp 50.000.

Harga sebelumnya diakui Sutina meroket hingga Rp 65.000 dan ia bersyukur saat ini sudah turun signifikan.

"Kalau daging ayam tulang itu Rp 45.000, tadinya Rp 60.000, sudah semingguan ini lah turun terus harganya," tegasnya kepada Warta Kota, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Dilema Pedagang Pasar Senen: Harga Ayam Meroket Rp60 Ribu, Gaji Pegawai Terpaksa Disunat

Menurut ibu satu anak ini, kenaikan nilai dollar tidak mempengaruhi harga daging ayam potong di Jakarta.

Ia menegaskan, para pedagang lebih takut jika harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik karena akan mempengaruhi seluruh sektor usaha.

Kemungkinan kenaikan harga BBM bakal mempengaruhi pedagang daging ayam esok hari.

"Pembelinya kadang pas harga daging ayam naik itu ramai yang datang, pas harga turun seperti sekarang malah sepi pembelinya," jelas Sutina.

Sutina mengaku, biasanya ia bisa habiskan 50 ekor daging ayam potong dan saat ini hanya sekira 20 potong saja terjual.

Baca juga: Harga Beras hingga Cabai Meroket, Emak-emak Jakarta Mulai Putar Otak

Wanita berhijab abu-abu itu hanya mengandalkan para pelanggan untuk bisa habiskan dagangan daging ayamnya.

Ia buka dari pukul 03.00 WIB dan baru tutup toko sekira pukul 14.00 WIB. Banyaknya pedagang di luar sana, sangat mempengaruhi penjualan daging ayam di Pasar Cibubur.

"Daya beli menurun, kalau langganan enggak datang saya sedih enggak habis, tapi saya masukin freezer. Kalau siang gini biasanya pelanggan pedagang nasi goreng, karena dia enggak mungkin belanja pagi pasti datangnya siang," tuturnya.

Sementara itu, Zahra salah satu pembeli daging ayam menyayakan, dirinya setiap 3 hari sekali stok untuk kebutuhan memasak di rumah.

"Karena suami dan anak itu suka sekali sama ayam goreng, jadi saya harus ada di kulkas," ucap warga Bulak Ringin, Cibubur, Ciracas.

Wanita 34 tahun menyatakan, harga daging ayam saat ini sudah kembali normal Rp 45.000 perekornya.

Sekira satu bulan lalu, ia membeli daging ayam seharga Rp 60.000 dan tetap harus membeli supaya suami serta anaknya tetap makan kesukaannya.

"Semoga aja enggak ada kenaikan lagi ya, apalagi sekarang ini BBM naik pasti akan pengaruh ke semua kebutuhan pokok," tandasnya. (m26)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.