Wabup Jayawijaya Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid H. Aipon Asso di Welesi
Marius Frisson Yewun June 10, 2026 12:17 PM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA – Wakil Bupati Jayawijaya, Papua Pegunungan, Ronny Elopere, menyalurkan bantuan 1/2 ton beras, serta material bangunan berupa 50 sak semen kepada panitia pembangunan Masjid H. Aipon Asso di Distrik Welesi pada Selasa (9/6/2026) sore.

Dalam kesempatan itu, Ronny Elopere menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung seluruh kegiatan pembangunan rumah ibadah yang ada di Kabupaten Jayawijaya.

Dukungan pemerintah tidak membedakan antara Muslim, Kristen maupun denominasi lainnya yang ada di Wamena.

Baca juga: Gila Bola! Kafe Komoke Nabire Siap Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Hanum: Target Spanyol Juara Dunia

"Apapun pembangunan yang dilakukan, baik rumah ibadah umat Muslim maupun umat Kristen, selama itu untuk kepentingan masyarakat dan pelayanan kepada Tuhan, maka akan kami bantu," ujar Ronny Elopere.

Menurutnya, seluruh masyarakat Jayawijaya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah.

"Mereka semua adalah warga negara Indonesia dan masyarakat Jayawijaya. Karena itu, pemerintah harus hadir dan membantu tanpa membeda-bedakan," katanya.

Baca juga: Mahasiswa Moni se-Jawa Bali Desak Pemerintah Tarik Militer Non-Organik dari Intan Jaya Papua Tengah

Pemerintah mengharapkan dengan dukungan itu, pembangunan tempat ibadah bisa segera selesai untuk dimanfaatkan.

Ia mengingatkan semua warga mempererat hubungan harmonisasi antarumat beragama di Kabupaten Jayawijaya.

Perwakilan umat Muslim Distrik Welesi, Fajar Kuwan, mengapresiasi perhatian pemerintah kepada mereka.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan digunakan untuk mendukung proses pembangunan masjid," ungkapnya.

Baca juga: Kronologi Pemuda di Entrop Jayapura Tewas di Tangan Pacar: Sempat Keluar Kamar dan Tumbang

Ia menyebut kepedulian wakil bupati merupakan wujud nyata kepemimpinan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, keadilan, dan kesetaraan dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Seorang pemimpin yang memiliki rasa empati tidak akan pernah memandang sekat, batas, maupun perbedaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kemanusiaan, keadilan, dan kesetaraan menjadi nilai utama yang harus dijunjung tinggi," katanya.

Fajar menambahkan bahwa seorang pemimpin yang dekat dengan rakyat akan selalu hadir di tengah masyarakat dan bekerja secara profesional ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan bantuan dari pemerintah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.