BANJARMASINPOST.CO.ID - Tiba-tiba pedangdut Inul Daratista mengungkit satu masa lalunya.Dia mengungkap satu kisah di balik kesuksesan dan kemewahan yang dimiliki sekarang.
Istri dari Adam Suseno ini rupanya menyimpan banyak cerita perjuangan di awal kariernya.
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @inul.d, sang pemilik goyang ngebor ini mendadak bernostalgia mengenai masa lalunya sebelum resmi hijrah ke Jakarta pada awal tahun 2000-an.
Dia lantas mengunggah sebuah tangkapan layar komentar netizen yang menceritakan bagaimana sang pedangdut kerap bolak-balik Jakarta-Tokyo tiga kali seminggu untuk melakukan pertunjukan di masa lalu.
Membenarkan komentar tersebut, Inul pun membagikan kisah yang jarang diketahui publik.
"Jadi..... nih ada saksi hidup klo sblm hijrah thn 2000an ke jekardah aku tuh wes touring show ke LN (luar negeri) selain bolak balik jepang- juga ke eropa amsterdam, jerman taiwan-hongkong," tulis Inul Daratista dalam unggahannya yang Grid.ID kutip, Selasa (8/6/2026).
Baca juga: Daftar Nafkah Ruben Onsu yang Diminta Sarwendah Terungkap, Uang Buah Rp7,8 Juta dan Laundry Rp3 Juta
Inul menceritakan bahwa di masa awal kariernya, ia kerap mendapatkan undangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk menghibur para warga negara Indonesia di luar negeri.
Bahkan, intensitasnya bisa mencapai empat kali dalam setahun.
Menariknya, kepopuleran Inul di luar negeri kala itu sempat memicu kepanikan dari pemerintah setempat karena membeludaknya jumlah penonton.
"Show di Hongkong dan Taiwan sampai pernah dpt warning dr pemerintah taiwan krn penontonnya diluar ekspektasi dan terlalu byk hingga mengganggu ketertiban umum dan sempat taman Daan rusak rumputnya," kenang Inul dibarengi emoji tertawa.
Akibat insiden rusaknya rumput tersebut, Inul mengaku sempat dilarang tampil di lokasi itu selama lima tahun, sebelum akhirnya diizinkan kembali tampil.
"Sayangnya jaman dulu blom ada sosmed, gak iso pameerr," seloroh ibu satu anak itu.
Dalam unggahan yang sama, pelantun lagu Buaya Buntung juga tidak malu mengakui bahwa dirinya pernah bernyanyi dari satu tempat prostitusi ke tempat lainnya demi menyambung hidup.
"Klo kalian lihat aku skrg bs bertahan didunia entertain, krn prosesku dr kecil sdh susah payah jungkir balik, dr artis kampung hajatan - club malam - cafe - sampe pengisi acara dangdutan di tempat lokalisasi sampai discotheque menjadi sekolah terbaik dlm perjalanan hidup aku," ungkapnya.
Menutup ceritanya, Inul memberikan pesan bijak agar siapa pun yang telah mencapai kesuksesan untuk tidak bersikap sombong atas pencapaiannya.
"Tetap gak boleh jumawahhh," pungkasnya.
Di sisi lain, Inul Daratista tiba-tiba membongkar fakta soal uang hasil saweran dari menyanyi.
Rupanya, istri Adam Suseno itu tak mau mengambilnya, dan memilih memberikannya.
Padahal, besarnya uang saweran itu setara dengan tarif manggungnya.
Ini terungkap kala Inul membagikan unggahan nostalgia di media sosial.
Di balik kesuksesannya saat ini, istri dari Adam Suseno tersebut ternyata tidak melupakan proses panjang dan berliku yang harus ia lalui di masa lalu.
Melalui akun Instagram pribadinya, Inul membagikan momen saat dirinya tampil di sebuah kelab.
Menariknya, penampilan tersebut membawa kembali ingatan masa lalu Inul ketika ia masih merintis karier sebagai penyanyi panggung dari kafe ke kafe dengan bayaran yang minim.
Dalam unggahan tersebut, pemilik goyang ngebor ini mengenang kembali masa-masa sulitnya saat harus bernyanyi hingga dini hari demi menyambung hidup.
Ia menceritakan bagaimana dirinya harus bertahan di tengah kerasnya kehidupan dunia malam dengan upah yang jauh dari kata layak.
"Dulu menyanyi dr jam 9 mlm sampai club tutup jam 2 dinihari, smua lagu dr aku blom lahir sampai jamannya aku nyanyikan dgn honor 23rb semalaman, mengandalkan saweran buat tambahan," tulis Inul Daratista dalam unggahannya yang Grid.ID kutip, Selasa (2/6/2026).
Kerja keras tersebut diakuinya memberikan banyak pelajaran hidup berharga.
Selama bernyanyi di kelab malam, Inul mengaku bertemu dengan berbagai macam karakter manusia, mulai dari pemandu lagu hingga tukang parkir yang setia menunggunya selesai bekerja.
"Bagaimana hidup didunia malam dgn minuman keras dan narkoboy semua jenis dan bagaimana aku bisa sekuat sekarang ini dan tdk tersenggol secuilpun dgn kemalaman yg sdh kulalui," lanjutnya.
Saat tampil baru-baru ini, Inul mendapatkan kejutan berupa uang saweran dalam jumlah yang sangat fantastis dari salah satu penonton.
Menurut penuturannya, jumlah uang tunai di dalam kotak saweran tersebut setara dengan tarif manggung profesionalnya saat ini.
Namun, alih-alih mengantongi uang tersebut untuk konsumsi pribadi, ibu satu anak ini memilih untuk membagikan seluruh uang tersebut kepada para staf dan pekerja yang mengantre di belakang panggung.
"Disawer semalam dpt satu kotak yg nominalnya sm dgn honorku skrg ups. Dan tak satu senpun aku ambil !!! Kubagi rata smua yg antri dpt hasil nyanyiku di panggung yg sdh mrk tunggu2," ungkap Inul.
Adapun perjalanan karier Inul Daratista dikenal inspiratif. Lahir di Pasuruan, Jawa Timur, Inul memulai kariernya dari nol.
Oleh karena itu, wanita 47 tahun tersebut menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah malu dengan masa lalunya sebagai penyanyi kelab malam.
Baginya, setiap rupiah yang ia hasilkan adalah rezeki yang halal dari hasil keringat sendiri.
"Malu ?? oooh tentu tidak. !!! Uang yg diberikan pdku bagiku halal krn kulalui dgn kerja sungguhan bukan korupsi dan nge lon**e," tulis Inul.
Meskipun aktivitas panggungnya yang enerjik membuat tubuhnya merasa lelah, Inul mengaku kepuasan batinnya jauh lebih berharga, terutama ketika melihat orang-orang di sekitarnya terbantu secara ekonomi.
"Boyokku nganti linu... pegel kabeh... smua jd sehat kembali ketika saweranku bs membuat mrk pulang utk dikasih pd keluarganya buat makan," tutup pelantun lagu Buaya Buntung itu.
(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)