Pertamax Naik Jadi Rp17 Ribu, Pembeli Pertalite di SPBU Mabuun Tabalong Alami Peningkatan
Hari Widodo June 10, 2026 02:51 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp17 ribu memicu peningkatan jumlah pembeli Pertalite di SPBU Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

Pantauan banjarmasinpost.co.id di SPBU Mabuun, Rabu (10/6/2026) siang, tampak antrean lumayan panjang terjadi pada jalur pengisian Pertalite.

Antrean tak hanya terjadi pada jalur pengisian Pertalite bagi kendaraan roda dua, kondisi yang sama juga terlihat pada jalur kendaraan roda empat.

Sementara itu, kondisi sangat kontras terjadi pada jalur pengisian Pertamax. Suasana sangat lengang, kalaupun ada hanya satu atau dua kendaraan saja yang mengisi Pertamax.

Baca juga: Pekerja di Banjarmasin Rela Antre Panjang Demi Pertalite, Harga Pertamax Dinilai Terlalu Berat

"Tadi mengisi Pertamax karena untuk kemudahan, soalnya ini harus cepat berangkat," kata Fajerianur Musadi, ditemui usai mobilnya diisi Pertamax di SPBU Mabuun.

Sebelum ke SPBU Mabuun, Kecamatan Murung Pudak ini, ia mengakui juga sempat ke SPBU lain dan melihat antrean Pertalite yang panjang.

Dengan waktu yang mepet karena sedang ada keperluan mendesak, akhirnya ketika di SPBU Mabuun ia memutuskan untuk tetap mengisi Pertamax walaupun harganya Rp17 ribu per liter.

"Dengan harga yang sudah terlalu tinggi ini tentu harus mempertimbangkan juga untuk beralih ke yang lebih murah kalau memang tersedia," katanya.

Sementara itu, Petri Susanto (45), warga Flambon, Kecamatan Murung Pudak, mengatakan, dengan kenaikan harga Pertamax ini ia memutuskan untuk beralih ke Pertalite.

Pasalnya, Pertamax dengan harga Rp17 ribu per liter ini diakuinya sudah sangat memberatkan bagi mereka yang tergolong masyarakat kecil.

"Bagi kami masyarakat kecil berat rasanya," kata Petri Susanto ditemui di SPBU Mabuun untuk mengurus QR Pertalite.

Terlebih mobil miliknya yang selama ini menggunakan Pertamax ternyata juga dijadikan untuk usaha jasa angkutan.

Sehingga dengan kondisi harga Pertamax seperti sekarang maka akan sangat memberatkan apabila tidak diganti dengan Pertalite.

Baca juga: Harga Pertamax Naik, Stok 8.000 Liter Pertalite di SPBU Pulau Laut Banjarmasin Habis Sebelum Siang

Terpisah, Pengawas SPBU Mabuun, Erwin Sahrianadi, mengatakan, dengan kenaikan harga Pertamax ini memang membuat adanya peningkatan pembeli Pertalite.

"Kalau Pertamax berkurang konsumennya, Pertalite meningkat sekitar 30 persen dibandingkan kemarin," katanya.

Sedangkan dibandingkan dengan roda dua, peningkatan pembelian Pertalite ada pada konsumen roda empat.

"Untuk Pertamax dan Pertalite stok dan pasokan lancar, konsumen saja yang meningkat untuk Pertalite," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.