Fakta di Balik Nenek di Sragen Minta Imbalan Rp 1 Juta Karena Menemukan Dompet Pengendara yang Jatuh
Candra Isriadhi June 10, 2026 12:58 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sebuah video yang memperlihatkan pasangan lanjut usia (lansia) meminta imbalan sebesar Rp1 juta kepada pemilik dompet yang mereka temukan viral di media sosial.

Peristiwa tersebut menjadi perbincangan warganet setelah video terkait beredar luas dan memicu beragam tanggapan.

Diketahui, kejadian itu berlangsung di sebuah minimarket modern yang berada di Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

MEDIASI - Polsek Sumberlawang mempertemukan dua pihak antara penemu dan pemilik dompet di Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Selasa (9/6/2026). Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pasangan lansia meminta imbalan Rp 1 juta kepada pemilik dompet yang mereka temukan di Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.
MEDIASI - Polsek Sumberlawang mempertemukan dua pihak antara penemu dan pemilik dompet di Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Selasa (9/6/2026). Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pasangan lansia meminta imbalan Rp 1 juta kepada pemilik dompet yang mereka temukan di Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen. (TribunSolo.com/Istimewa)

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, pemilik dompet bernama Ahmad Bahru saat itu datang ke minimarket bersama istri dan anaknya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Sebelum memasuki area toko, Ahmad Bahru mengaku sempat memastikan dompetnya masih berada di tempat semula.

Namun, saat hendak melakukan transaksi pembayaran di kasir, ia mendadak panik setelah menyadari dompet miliknya sudah tidak ada.

Kondisi tersebut membuat Ahmad Bahru bersama keluarganya langsung berupaya mencari dompet yang hilang di sekitar lokasi minimarket.

Setelah melakukan pencarian secara mandiri namun tidak membuahkan hasil, Ahmad Bahru kemudian mencoba meminta informasi kepada warga yang berada di sekitar area parkir.

Baca juga: 3 Perusahaan Giorgio Antonio Pacar Sarwendah yang Ngaku CEO, Jual Parfum Lokal, Ada yang Bangkrut

Upaya pencarian juga dilanjutkan dengan menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di minimarket tersebut.

Dari hasil pemeriksaan rekaman CCTV, akhirnya terungkap siapa pihak yang membawa dompet tersebut setelah ditemukan di lokasi.

Berdasarkan hasil penelusuran, dompet milik Ahmad Bahru diketahui ditemukan oleh pasangan suami istri penjual siomay bernama Darmo Sasmoyo Suyat dan Sukini.

Pasangan lansia tersebut kemudian menjadi sorotan publik setelah muncul video yang memperlihatkan mereka meminta imbalan kepada pemilik dompet yang ditemukan.

Video itu pun dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu beragam respons dari masyarakat.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan persoalan etika terkait pemberian imbalan atas barang temuan, terlebih setelah rekaman percakapan dan video peristiwa tersebut viral di dunia maya.

Pemilik Dompet Cari Penemu hingga Ketemu di Sekolah

MINTA IMBALAN - Tangkapan layar peristiwa sepasang lansia meminta imbalan kepada pemilik dompet sebesar Rp 1 juta di Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, belum lama ini. Video itu diunggah oleh akun media sosial @infosumberlawang pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. (TribunSolo.com/Istimewa)

Setelah mengetahui identitas penemu dompetnya, Ahmad Bahru bersama istrinya berupaya mencari keberadaan pasangan lansia tersebut.

Mereka akhirnya menemukan Darmo dan Sukini yang sedang berjualan di lingkungan MIN 5 Sragen, Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang.

Saat ditemui, pasangan suami istri tersebut mengakui telah menemukan dompet milik Ahmad Bahru setelah diperlihatkan rekaman CCTV.

Polisi Lakukan Mediasi dan Penelusuran

Pihak kepolisian langsung bergerak cepat menindaklanjuti adanya video viral yang meresahkan netizen di media sosial tersebut dengan mendatangi kedua belah pihak pada Selasa (9/6/2026). 

Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji mengatakan pihaknya telah mempertemukan kedua belah pihak untuk mengklarifikasi peristiwa tersebut.

Polisi juga melakukan pengecekan di lokasi kejadian serta menelusuri latar belakang dan kondisi penemu maupun pemilik dompet.

"Kami menanyakan Sukini dan suaminya dan mengakui menemukan dompet milik Ahmad Bahtu dan telah menyerahkan 4 lembar kartu identitasnya namun dompetnya hilang sewaktu perjalanan pulang kerumah," kata dia.

Berdasarkan pemeriksaan awal dari pihak yang menemukan dompet, pasutri itu mengaku sempat mengambil beberapa kartu identitas serta uang tunai senilai Rp 400 ribu dari dalam dompet.

Sisa barang dan dompetnya kemudian ditaruh begitu saja di dalam wadah gerobak jualan mereka.

Kepada petugas pasutri itu mengklaim bahwa sisa dompet beserta isinya yang mereka simpan di gerobak tersebut mendadak jatuh di jalanan saat mereka sedang keliling berjualan siomai.

"Sampai saat ini sementara sampai laporan ini dibuat dilaporkan hasil pencarian dompet milik Ahmad Bahru dari MIN 5 Sragen menuju rumah Ibu Sukini bahwa dompet milik Ahmad Bahru yang terjatuh yang berisi STNK dan sejumlah uang tunai belum ditemukan," imbuh Sudarmaji.

Berdasarkan hasil komunikasi langsung dengan pasutri lansia itu serta diperkuat oleh keterangan dari warga sekitar tempat tinggal keduanya, Sudarmaji menjelaskan bahwa sang nenek diduga kuat sedang mengalami gejala gangguan kejiwaan atau linglung.

Menurut Sudarmaji, Ahmad Bahru memutuskan mengikhlaskan uang yang telah diberikan setelah mengetahui kondisi mental Sukini dan kondisi ekonomi keluarganya.

Selain itu, Ahmad Bahru juga telah menghapus video yang sebelumnya diunggah ke grup Facebook IWS Sragen.

(Tribunnewsmaker.com/TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.