- Sejumlah kebutuhan pokok di Lombok Timur mengalami lonjakan harga, termasuk minyak goreng subsidi MinyaKita.
Saenab, seorang pelaku UMKM, mengungkapkan harga komoditas tersebut melonjak drastis dari HET Rp15 ribu menjadi Rp22 ribu per liter.
Kenaikan harga ini membuat warga resah, namun para pedagang terpaksa tetap membelinya demi kelancaran usaha jualan.
"Harganya sudah sangat tinggi sekarang. Pagi tadi saya beli di pasar untuk keperluan jualan. Mau tidak mau kami tetap harus membeli meski harganya Rp22 ribu per kilogram," tuturnya pada Selasa (9/6/2026).