Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rahmad Wiguna
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Tamiang mulai menerapkan harga baru bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax sejak Rabu (10/6/2026).
Harga Pertamax naik sebesar Rp4.050 per liter, dari sebelumnya Rp12.600 menjadi Rp16.650 per liter.
Seorang karyawan SPBU Tanah Terban mengatakan, perubahan harga tersebut terjadi secara mendadak dan berdampak pada ketersediaan stok Pertamax di lokasi.
“Pertamax sekarang Rp16.650 per liter, naik Rp4.050 sejak tadi malam,” ujarnya.
Baca juga: Harga Pertamax di Aceh Naik Jadi Rp16.650 per Liter, Cek Daftar BBM Terbaru Hari Ini
Sementara itu, untuk BBM jenis Pertalite, kondisi distribusi dan stok masih terpantau normal. Namun, stok solar sempat tersedia pada pagi hari sebelum akhirnya habis.
“Pertalite alhamdulillah normal. Yang tidak aman stoknya justru Pertamax. Solar juga baru habis, tadi pagi sempat tersedia,” katanya.
Saat ditanya mengenai persediaan Pertamax, ia menyebutkan bahwa BBM nonsubsidi tersebut sudah habis sejak malam sebelumnya.
“Pertamax juga habis tadi malam,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan di SPBU Tanah Terban, aktivitas pengisian bahan bakar terlihat lebih sepi dibandingkan hari-hari biasanya.
Tidak tampak antrean kendaraan di sejumlah dispenser BBM. Sebagian pengendara hanya singgah untuk menanyakan ketersediaan bahan bakar tertentu.
Kenaikan harga Pertamax yang cukup signifikan serta kondisi stok yang sempat kosong diduga memengaruhi minat masyarakat untuk mengisi BBM jenis tersebut.