Gandeng Polres Gowa dan Jasa Raharja, Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding di SMPN 1 Gowa
Hasriyani Latif June 10, 2026 02:07 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar edukasi safety riding sebagai komitmen dalam mengampanyekan keselamatan berkendara kepada generasi muda. 

Asmo Sulsel bersinergi dengan Unit Kamsel Polres Gowa dan Jasa Raharja untuk memberikan edukasi kepada 50 siswa SMPN 1 Gowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan untuk meningkatkan kesadaran para pelajar mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. 

Asmo Sulsel berharap para siswa dapat memahami pentingnya menjadi pengguna jalan yang tertib dan bertanggung jawab.

Baik saat ini maupun ketika telah memasuki usia yang diperbolehkan untuk berkendara.

Edukasi safety riding terdiri dari sesi teori dan praktik. 

Pada sesi teori, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai faktor-faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Asmo Sulsel Tingkatkan Kesadaran Safety Riding Warga Kampung Pancasila Makassar

Juga pentingnya menjaga konsentrasi saat berkendara, serta penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap dan sesuai standar.

Materi dipandu Wanny Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel. 

Wanny mengatakan keselamatan berkendara harus dimulai dari kebiasaan sederhana yang sering kali dianggap sepele pengendara.

Perlengkapan berkendara bukan hanya pelengkap, tetapi merupakan perlindungan pertama saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan. 

Karena itu, kami selalu mengingatkan pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, jaket, celana panjang, serta sepatu setiap kali berkendara," kata Wanny. 

Pengendara juga harus selalu fokus dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Siswa juga mengikuti sesi praktik yang dipandu Restu Wahdini yang juga Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel. 

Pada sesi ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai teknik berboncengan yang aman dan benar saat menggunakan sepeda motor.

Materi tersebut diberikan karena baik pengendara maupun pembonceng memiliki risiko yang sama ketika terjadi kecelakaan. 

Peserta diajarkan posisi duduk yang benar, cara naik dan turun dari sepeda motor dengan aman.

Serta pentingnya menjaga keseimbangan dan komunikasi antara pengendara dan pembonceng selama perjalanan.

Asmo Sulsel berharap para siswa dapat menjadi agen keselamatan di lingkungan masing-masing dengan menerapkan serta menyebarkan budaya Cari Aman kepada keluarga, teman, dan masyarakat sekitar.

(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.