Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Ribuan jemaah haji asal Lampung dilaporkan telah kembali pulang dan tiba haji debarkasi antara.
Hingga Rabu (10/6/2026) pagi, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Lampung mencatat terdapat 1.770 jemaah dari empat kloter telah kembali ke Tanah Air.
Kemenhaj Lampung juga mencatat terdapat 10 orang jemaah asal Lampung yang wafat di Tanah Suci selama menjalankan rangkaian ibadah haji tahun ini.
Humas Kanwil Kemenhaj Provinsi Lampung Syarief Ediansah menyampaikan laporan harian terkait pergerakan kepulangan jemaah yang masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soeta) menuju Asrama Haji Lampung, Rajabasa, Bandar Lampung.
"Data terbaru, sudah ada empat kloter yang tiba di Tanah Air. Total jemaah haji Lampung yang sudah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 1.770 orang," kata Syarief, Selasa (9/6/2026).
Dari total jemaah yang mendarat di Jakarta tersebut, sebanyak 1.766 jemaah di antaranya telah tiba dengan selamat di Asrama Haji Lampung untuk proses pemulangan ke kabupaten/kota masing-masing.
Syarief merincikan, terdapat sejumlah jemaah yang mengambil program tanazul saat tiba di Jakarta.
Adapun tanazul merupakan program mutasi perpindahan kloter karena alasan khusus.
"Ada 7 jemaah yang mengambil program tanazul di Jakarta," tambah Syarief.
Sementara itu, tercatat ada dua jemaah yang dilaporkan sakit dan saat ini didampingi oleh petugas atau pendampingnya.
"Untuk yang sakit sudah dirujuk untuk dirawat di Jakarta," lanjut dia.
Sesuai jadwal pergerakan hari ini, rombongan jemaah haji berikutnya akan segera menyusul tiba di Lampung pada Selasa malam.
"Hari ini, tepatnya nanti malam sekitar pukul 21.45 WIB, jemaah yang tergabung dalam Kloter JKG 11 asal Kota Metro dan Kabupaten Lampung Timur dijadwalkan tiba di Asrama Haji Rajabasa," tambahnya.
Adapun proses pemulangan jemaah hani Lampung sendiri dijadwalkan berlangsung secara bertahap hingga 29 Juni 2026 mendatang.
Kemenhaj Lampung juga melaporkan jumlah jemaah haji yang meninggal dunia di Arab Saudi kini bertambah menjadi 10 orang.
Kakanwil Kemenhaj Lampung M Ansori F Citra menegaskan bahwa seluruh jemaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci dipastikan akan mendapatkan hak-haknya secara penuh dari pemerintah, termasuk jaminan asuransi jiwa.
"Mereka yang wafat akan mendapatkan asuransi sebesar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun ini," ujar Ansori.
Berikut jemaah haji Lampung yang meninggal dunia:
1. Sugiarti binti Karta Pawira (JKG 15) asal Lampung Utara
2. Mesno Iro Karso (JKG 16) asal Lampung Timur
3. Muhammad Sukono Sarwan (JKG 21) asal Pringsewu
4. Binti Panidi Purwanto (JKG 18) asal Mesuji
5. Suriah Sanusi Tayem binti Sanusi (JKG 15) asal Lampung Utara
6. Nurhasanah Mardian (JKG 21) asal Pringsewu
7. Sarno Sahrudin Diran (JKG 19) asal Tanggamus
8. Ahmad Fadil (JKG 16) Tulangbawang
9. Muntingah Sukijo Abdullah (JKG 11) Lampung Timur
10. Masbitun binti Asmuni (JKG 14) Lampung Barat
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)