TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Menjelang momentum peringatan 666 tahun Islam Masuk ke Tanah Papua (IMTP) pada 8 Agustus 2026 mendatang, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (PUPR2KP) Fakfak mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan kota.
Itu disampaikan Kepala Bidang Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman di Dinas PUPR2KP Fakfak, Dikson Iha kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak Papua Barat, Rabu (10/6/2026).
"Keterkaitan dengan beberapa event , termasuk Islam Masuk ke Tanah Papua dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada Agustus 2026 mendatang, maka kami mengimbau masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan," imbaunya.
Baca juga: Buruh Sekop Pasir Manokwari Desak Pemerintah, Harga Rp150 Ribu Tak Sesuai dengan Tenaga
Dikson Iha mengemukakan, jaga kebersihan kota di lingkungan masing-masing dengan tidak membuang sampah pada sembarangan tempat.
"Lalu pada rumah tangga masing-masing, diharapkan sudah dapat memilah sampah yakni sampah organik, non-organik dan B3," tuturnya penuh harap.
Lanjutnya mengatakan, pemilihan sampah berdasarkan jenisnya amat perlu dilakukan karena dapat mempermudah karyawan maupun petugas kebersihan dari Dinas PUPR2KP Fakfak, dalam melakukan aktivitas pengangkutan sampah.
"Selanjutnya kami mengimbau, untuk senantiasa menghindari membuang sampah bukan pada tempatnya, misalnya di lahan kosong, sungai, laut atau drainase, ini dilarang keras," tegas Dikson Iha.
Ia menyarankan agar, mulai berperilaku hidup sehat dengan membuang sampah pada spot atau tempat sampah yang sudah disediain oleh Pemerintah.
"Kami mengajak masyarakat Fakfak juga untuk menjaga bersama keberadaan tempat sampah yang telah disediakan oleh Pemerintah pada berbagai lokasi," pintanya.
Pihaknya mengingatkan, pada iven Islam Masuk ke Tanah Papua nantinya tentu Fakfak akan dikunjungi berbagai tamu dari luar daerah sehingga diharapkan semua bisa menjaga kebersihan kota karena selain untuk kesehatan tetapi juga citra daerah. (*)