Multi Stakeholder Forum 2026 Jadi Ajang Mempertemukan PLN, Pemerintah, dan Industri Baja
dipaanggara June 10, 2026 06:35 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PADEMANGAN - PT PLN (Persero) melalui PLN UID Jakarta Raya menyelenggarakan Multi Stakeholder Forum (MSF) 2026 dengan mengusung tema 'Empowering Steel, Driving Growth: Kolaborasi PLN, Pemerintah, dan Industri Baja untuk Daya Saing Nasional' yang berlangsung di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Priok, Selasa (9/6/2026). 

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pemerintah, PLN Group, asosiasi, dan pelaku industri baja dalam membangun sinergi guna mendorong pertumbuhan industri dan meningkatkan daya saing nasional.

Acara yang berlangsung di lingkungan PLN Indonesia Power UBP Priok ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan serta ajajaran PLN Group (PLN UP3 Tanjung Priok, PLN UP3 Bandengan, PLN UP3 Marunda, PLN Cempaka Putih dan Subholding / Anak Perusahaan PLN), perwakilan asosiasi industri, serta pelanggan strategis dari sektor industri baja dan manufaktur.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jakarta Utara menyambut baik penyelenggaraan Multi Stakeholder Forum sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan dunia usaha.

Menurutnya, forum semacam ini menjadi ruang komunikasi yang penting untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

"Pemerintah menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Kami siap berkolaborasi bersama PLN dan pelaku industri untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, meningkatkan daya saing industri, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Fredy.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Tanjung Priok Hanfi Adrhean Abidin, yang mewakili PLN UID Jakarta Raya mengatakan, Multi Stakeholder Forum 2026 menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dengan pelanggan dan stakeholder sekaligus menyerap berbagai masukan yang dapat menjadi dasar peningkatan layanan PLN ke depan.

"PLN Group siap menjadi mitra strategis bagi pelanggan dan stakeholder dalam mendukung pertumbuhan industri melalui penyediaan energi listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan," jelas Hanfi.

Ia juga menyebutkan, PLN saat ini tidak hanya berperan sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan mencakup solusi kelistrikan, digitalisasi, energi hijau, efisiensi energi, infrastruktur kendaraan listrik, hingga layanan asuransi dan manajemen energi bagi sektor industri.

"PLN hadir sebagai total energy solution. Kami bersama PLN Group siap memberikan berbagai solusi yang dibutuhkan pelanggan, mulai dari kelistrikan, digitalisasi, efisiensi energi, hingga kebutuhan energi hijau yang saat ini semakin menjadi perhatian dunia industri," katanya.

General Manager PLN Indonesia Power UBP Priok, Buyung Aryanto, menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan di lingkungan pembangkit memberikan kesempatan bagi para peserta untuk lebih memahami proses bisnis ketenagalistrikan, khususnya di sisi pembangkitan.

"Kegiatan ini menjadi kesempatan yang baik untuk saling memahami dan mendalami proses bisnis yang ada di pembangkitan. Kami berharap para peserta dapat melihat secara langsung bagaimana PLN Group bekerja dalam menghasilkan energi listrik yang andal untuk mendukung aktivitas masyarakat dan dunia industri," ungkap Buyung.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para peserta diajak berkeliling area PLTGU Priok untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas pembangkit.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai proses pembangkitan tenaga listrik, teknologi yang digunakan, hingga upaya yang dilakukan PLN Group dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi pelanggan.

Kunjungan ke salah satu pembangkit strategis nasional tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Selain memberikan wawasan mengenai proses penyediaan energi listrik, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara PLN Group dengan pelanggan dan stakeholder melalui pemahaman yang lebih mendalam terhadap proses bisnis ketenagalistrikan.

"Melalui penyelenggaraan Multi Stakeholder Forum ini, PLN berharap kolaborasi antara pemerintah, PLN Group, dan pelaku industri dapat semakin kuat sehingga mampu mendorong pertumbuhan industri baja yang kompetitif, memperkuat ketahanan energi, serta mendukung pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan," tandas Buyung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.