TRIBUNJAKARTA.COM - Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir menyambut kembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia.
Bukan sebagai pelatih Timnas Indonesia seperti yang pernah dilakoninya pada 2020-2025, pria yang karib disapa STY itu kini direkrut menjadi pelatih Persija Jakarta.
Saat menakhodai Tim Ibu Kota, Erick menjadi sosok penting yang membuat PSSI memecat STY dari kursi pelatih timnas.
Kini, Erick yang masih menjabat Ketua Umum PSSI menyambut kembali STY.
"Bagus dong," ujar Erick, Selasa (9/6/2026), dikutip dari BolaSport.
Erick lantas bicara soal peringkat Super League Indonesia yang sudah lebih baik dari sebelumnya, di zona Asia.
"Karena ranking liga kita itu kan naik dari 25 menjadi 16 (tingkat Asia) kalau tidak salah."
"Target kita kalau bisa 10 besar, kemarin secara komersial liga kita sudah ranking satu Asia Tenggara," jelasnya.
Sebelumnya, para mantan asisten Shin juga lebih dulu mencicipi bekerja di kompetisi Indonesia.
Shin Sang-gyu menjadi pelatih fisik di Persebaya, serta Yoo Jae-hoon sebagai pelatih kiper di Persijap Jepara.
Shin Tae-yong juga disebut bakal mendatangkan paket asisten dari Korsel, seperti halnya dulu di Timnas Indonesia.
"Artinya makin banyak pelatih yang memegang pangku di klub-klub, itu mestinya kualitas klub semakin bagus," kata Erick.
"Makin banyak pemain yang datang ke liga kita dengan kualitas bagus, mestinya liganya makin bagus," ujarnya.
Sebelumnya, Persija Jakarta resmi memperkenalkan STY sebagai pelatih pada Senin (8/6/2026) dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut dikontrak Persija selama 3 tahun ke depan.
STY yang merupakan eks pelatih Timnas Indonesia dipercaya manajemen Persija untuk membawa tim kebanggaan Ibukota itu meraih juara liga utama.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengatakan, manajemen mengontrak mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut selama tiga tahun ke depan.
Panca menjelaskan, kehadiran Shin Tae-yong merupakan bagian dari upaya Persija mempercepat proses pembangunan tim sekaligus mewujudkan target meraih gelar juara.
"Prosesnya mau sprint. Dengan skuad yang ada dan pengalaman Coach Shin bersama banyak pemain Indonesia, kami berharap proses menuju juara bisa lebih cepat," kata Panca dalam konferensi pers.
Sementara itu, STY mengaku menerima pinangan Persija karena sudah mengenal dekat klub ibu kota tersebut selama lima tahun menetap di Indonesia saat menangani Timnas Indonesia.
Menurut dia, Persija merupakan salah satu klub terbaik di Indonesia dan memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
Selain mengejar prestasi, Shin Tae-yong juga ingin membantu membangun sistem yang lebih baik di Persija sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan sepak bola Indonesia.
"Saya ingin menantang diri di Liga Indonesia. Saya ingin membuat sesuatu bersama Persija dan membantu perkembangan sepak bola Indonesia," ujar STY.