Hari Jadi ke-384 Ciamis, Ziarah Makam Leluhur Kembali Digelar untuk Mengenang Jasa Para Pendahulu
Dedy Herdiana June 10, 2026 09:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menggelar tradisi ziarah ke makam para leluhur Tatar Galuh dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan dan perjalanan sejarah Kabupaten Ciamis hingga saat ini.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya memimpin langsung rombongan ziarah yang berangkat dari Pendopo Kabupaten Ciamis sejak pagi hari.

Suasana kental dengan nuansa budaya Sunda tampak mewarnai kegiatan tersebut. 

Para peserta pria mengenakan pakaian adat pangsi, sedangkan peserta perempuan tampil anggun dengan kebaya Sunda.

Rangkaian ziarah dilakukan di enam lokasi makam tokoh dan leluhur bersejarah yang tersebar di wilayah Ciamis dan Kawali.

Baca juga: Rumah Tidak Layak Huni Milik Lansia di Kertasari Ciamis Diperbaiki

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah makam Raden Adipati Arya Panji Jayanegara di Ciwahangan, Imbanagara. 

Tokoh tersebut tercatat sebagai Bupati Galuh Imbanagara pertama yang memimpin pada periode 1642 hingga 1678.

Selanjutnya rombongan berziarah ke makam Raden Tumenggung Wiradikusumah di Cigadung, Imbanagara. 

Ia merupakan Bupati Galuh ke-14 yang menjabat pada tahun 1814 hingga 1819.

Ziarah kemudian dilanjutkan ke makam Raden Adipati Adikusumah di kawasan Gunung Galuh, Sindangrasa, Ciamis. 

Raden Adipati Adikusumah merupakan Bupati Galuh ke-15 yang memimpin pada periode 1819 hingga 1839.

Rombongan berikutnya mengunjungi makam Raden Adipati Kusumahdiningrat di Jambansari, Selagangga, Ciamis. 

Ia tercatat sebagai Bupati ke-16 yang menjabat selama hampir setengah abad, yakni dari tahun 1839 hingga 1886.

Perjalanan dilanjutkan ke makam Raden Adipati Arya Kusumah Subrata di Sukasirna, Ciamis. 

Tokoh tersebut merupakan Bupati ke-17 yang memimpin pada periode 1886 hingga 1914.

Rangkaian ziarah ditutup di kawasan Astana Gede Kawali yang menjadi tempat peristirahatan sejumlah tokoh penting Galuh, termasuk Adipati Singacala, Raja Kawali yang memerintah pada 1663 hingga 1718.

Di setiap lokasi, prosesi berlangsung khidmat. Kegiatan diawali dengan pembacaan riwayat singkat tokoh yang diziarahi, dilanjutkan doa bersama, kemudian ditutup dengan tabur bunga oleh Bupati Herdiat Sunarya beserta jajaran pemerintah daerah.

"Tradisi ziarah ini menjadi pengingat bahwa kemajuan Kabupaten Ciamis saat ini tidak terlepas dari perjuangan, pengabdian, dan jasa para leluhur yang telah membangun fondasi Tatar Galuh sejak ratusan tahun silam," ungkap Herdiat.

Melalui kegiatan ini, nilai-nilai sejarah dan penghormatan terhadap para pendahulu terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak melupakan akar budaya dan perjalanan panjang daerahnya.(*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.