- Konflik di Timur Tengah semakin memanas lantaran AS-Iran saling melancarkan serangan balasan.
Terbaru, AS menyerang tiga wilayah di Iran hingga Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melancarkan serangan balasan.
Terkait hal itu, Rusia memberikan respons tegas.
Respons itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova saat konferensi pers pada Rabu (10/6).
Rusia menyatakan sangat prihatin terkait ketegangan yang kembali terjadi di Timur Tengah.
Oleh sebab itu, Zakharova meminta kedua pihak menahan diri dan segera menghentikan serangan.
Pihaknya pun menyebut agresi yang dimulai AS-Israel terjadi tanpa provokasi Iran.
Zakharova menyoroti serangan terhadap infrastruktur sipil sebagai tindakan yang sama sekali tidak dapat diterima.
Diketahui sebelumnya, AS telah menyerang Jask, Sirik, dan Qeshm di Iran selatan.
Serangan AS menghancurkan menara telekomunikasi di Sirik dan menghancurkan dua tangki air di distrik Bamani.
Lantas, Iran melancarkan serangan balasan dengan menembak jatuh drone MQ-9 Reaper AS pada Rabu (10/6).
Serangan itu membuat pesawat tak berawak AS diselimuti kobaran api hingga hancur lebur.