Harga Emas Turun Hampir 16 Persen, Minat Investasi Warga Tetap Tinggi
Amelia Mutia Rachmah June 10, 2026 10:09 PM

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Harga emas turun hampir 16 persen sejak mencapai level tertinggi pada Januari 2026. Meski mengalami koreksi cukup dalam, minat masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara untuk berinvestasi emas melalui Pegadaian tetap terjaga.

Kepala Departemen Business Support PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan, Azwar Chandra Winata, mengatakan harga emas per 10 Juni 2026 berada di kisaran Rp2.649.000 per gram.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan harga tertinggi yang sempat tercatat pada akhir Januari 2026 yang mencapai Rp3.150.000 per gram.

"Dibandingkan dengan harga per 10 Juni 2026 yang berada di level Rp2.649.000 per gram, terjadi penurunan sekitar 15,90 persen," ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Tren Koreksi Harga Sejak Februari

Menurut Azwar, tren penurunan harga emas mulai terlihat sejak awal Februari 2026 dan berlangsung secara bertahap hingga Juni.

Baca juga: Balikpapan Tuan Rumah Kejuaraan Arung Jeram Air Tenang Pertama di De Boekit Muara Sungai Manggar

Bahkan, penurunan terdalam sempat terjadi pada akhir Maret 2026 ketika harga emas berada di kisaran Rp2.720.000 per gram.

Meski demikian, kondisi tersebut belum memberikan dampak signifikan terhadap penjualan emas di lingkungan Pegadaian Kanwil IV Balikpapan.

Volume transaksi masyarakat hingga Juni 2026 tercatat relatif stabil dari bulan ke bulan tanpa perubahan yang mencolok.

"Berdasarkan data di lingkungan Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, penurunan harga emas saat ini belum memberikan dampak yang signifikan terhadap penjualan emas kepada masyarakat," jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat masih memandang emas sebagai instrumen investasi jangka panjang yang memiliki nilai lindung terhadap berbagai kondisi ekonomi.

Baca juga: Harga Pertamax Meroket, Warga Balikpapan: Jangan Biarkan Rakyat Bertahan Sendiri

Penjualan Emas Tetap Stabil

Azwar menjelaskan, sepanjang Mei hingga 9 Juni 2026, Pegadaian Kanwil IV Balikpapan telah menyalurkan sekitar 10 kilogram emas batangan kepada masyarakat.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa permintaan terhadap produk investasi emas masih berada pada level yang baik.

Selain itu, jumlah transaksi tertinggi sepanjang tahun 2026 tercatat terjadi pada Januari lalu ketika harga emas sedang berada dalam tren kenaikan dan mencapai titik tertinggi.

Pada periode tersebut, minat masyarakat untuk membeli emas sebagai instrumen investasi meningkat cukup signifikan.

Namun setelah harga mengalami koreksi, aktivitas transaksi tetap menunjukkan pola yang relatif stabil.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juni 2026 dan Harga Tiket, Ada Diskon 30 Persen Sambut Libur Sekolah!

"Secara umum tidak terdapat kenaikan maupun penurunan transaksi yang bersifat drastis dalam beberapa bulan terakhir. Aktivitas penjualan emas di Pegadaian Kanwil IV Balikpapan cenderung bergerak stabil dengan pola yang relatif konsisten," katanya.

Emas Jadi Instrumen Investasi dan Likuiditas

Menjelang tahun ajaran baru sekolah, Azwar mengakui terdapat pengaruh terhadap aktivitas pasar emas.

Namun dampaknya lebih banyak terlihat pada peningkatan transaksi gadai maupun penjualan emas oleh masyarakat yang membutuhkan dana tambahan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.

Sementara itu, permintaan pembelian emas sebagai investasi masih berada pada level yang relatif stabil dan tidak mengalami perubahan signifikan.

Menurutnya, fenomena tersebut memperlihatkan bahwa emas memiliki fungsi ganda di tengah masyarakat.

Baca juga: Harga Pertamax Naik Mendadak, Pengusaha Rental Mobil di Balikpapan Terkejut

Selain sebagai instrumen investasi jangka panjang, emas juga menjadi aset yang mudah dicairkan ketika masyarakat membutuhkan likuiditas atau dana tunai dalam waktu cepat.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa fungsi emas di masyarakat tidak hanya sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai aset yang dapat dimanfaatkan saat membutuhkan likuiditas," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.