Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita kriminal terjadi di wilayah DKI Jakarta pada Rabu (10/6), mulai dari sederet artis yang dipanggil ke Polda Metro Jaya terkait kasus Hanania Group hingga bocah umur 6 tahun yang dipersekusi di Jakarta Pusat

Berikut rangkaian berita yang menarik untuk dibaca kembali:

Thariq-Aaliyah diperiksa Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus Hanania

Pasangan selebritas Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid memenuhi panggilan penyidik Subdit Kamneg Unit 2 Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.

​Kuasa hukum Thariq dan Aaliyah, Sangun Ragahdo, menjelaskan bahwa kliennya hadir secara kooperatif untuk memberikan klarifikasi sekaligus meluruskan informasi yang simpang siur mengenai keterlibatan mereka dengan biro perjalanan umrah tersebut.

Berita selengkapnya klik di sini

Artis Anwar Sanjaya penuhi panggilan Polda Metro soal kasus Hanania

Pembawa acara sekaligus komedian Anwar Sanjaya mendatangi Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan penyidik terkait kasus dugaan penipuan oleh PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group yang gagal memberangkatkan ratusan jamaahnya.

​Anwar menegaskan kehadirannya merupakan bentuk sikap kooperatif selaku warga negara untuk membantu aparat kepolisian dalam menyelesaikan perkara tersebut dan demi keadilan para jamaah.

Berita selengkapnya klik di sini

Polisi ungkap iPhone 17 curian dijual Rp2 juta di Pasar Cengkareng

Polisi mengungkap seorang pencuri berinisial FF (36) menjual ponsel iPhone 17 hasil curian dengan harga Rp2 juta per unit di Pasar Loak Cengkareng, Jakarta Barat.

"Untuk ponsel yang satu lagi milik saudari FDG, itu iPhone 17. Sama di Pasar Loak Cengkareng juga dijual dengan harga Rp2 juta," kata Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen dalam konferensi pers di Polsek Cilandak, Jakarta, Rabu.

Berita selengkapnya klik di sini

Siswa SMK ditangkap saat ujian setelah membacok siswa lain di Palmerah

Kepolisian meringkus dua pelajar SMK berinisial AS dan MF saat mengikuti ujian di sekolahnya pada Rabu (10/6), setelah keduanya terbukti melakukan pembacokan terhadap seorang siswa dari sekolah lain berinisial F di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.

​Kapolsek Palmerah AKP Parman BM Nainggolan menyebut bahwa penangkapan dilakukan setelah penyidik mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian yang sempat viral di media sosial.

Berita selengkapnya klik di sini

Bocah 6 tahun di Jakpus sempat koma setelah dipersekusi dua remaja

Seorang anak berusia 6 tahun yang berasal dari Kelurahan Kramat, Jakarta Pusat, sempat mengalami koma atau tidak sadarkan diri setelah diduga menjadi korban persekusi dua remaja.

Nenek korban, Linda Reselin, di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa cucunya berinisial MWP sempat koma dan dirawat di RSCM setelah tersengat listrik saat dirundung dua remaja.

Berita selengkapnya klik di sini