TRIBUNMANADO.CO.ID – Dee Lestari, penyanyi-pencipta lagu sekaligus penulis novel asal Indonesia, merilis lagu berjudul Jadi Udara pada 10 Juni 2026.
Lagu tersebut tayang pertama kali dalam bentuk video lirik di kanal YouTube Dee Lestari.
Lagu ciptaan Dee Lestari ini menceritakan tentang seseorang yang mengenang sosok yang pernah menjadi bagian terpenting dalam hidupnya. Meski kebersamaan mereka terasa begitu singkat, kenangan tentang orang tersebut masih tersimpan kuat dan tetap hidup di dalam hati. Lagu ini dapat menjadi sebagai ungkapan rindu kepada sosok yang telah tiada, sekaligus kenangan tentang cinta dan kebersamaan yang terus hidup di dalam hati.
Berikut cuplikan lirik Jadi Udara :
Rasanya belum lama
Saat kamu cuma nama
Menjelmalah engkau datang
Menjadi orang pertama
Sapamu paling kutunggu
Jumpa paling mengasyikan
Hingga batas terlampaui
Kau jadi yang terutama
Entah berapa malam tersisa
Genggam tanganku seeratnya
Menyala malam yang panjang
Hangatlah hati yang gersang
Penuhi apa yang hilang
Akhiri ketidakpastian
Inikah rasanya bersama
Kala cinta jadi udara
Entah berapa malam tersisa
Genggam tanganku seeratnya
Sekaranglah yang kupunya
Ambil diriku seluruhnya
Menyala malam yang panjang
Hangatlah hati yang gersang
Penuhi apa yang hilang
Akhiri ketidakpastian
Inikah rasanya bersama
Kala cinta jadi udara
Penuhi apa yang hilang
Akhiri ketidakpastian
Inikah rasanya bersama
Kala cinta jadi udara
Baca juga: Lirik Lagu Ahli Bermain Cinta Versi Bahasa Tagalog - Vionita
Sumber: