Wanita di Gegesik Cirebon Ditemukan Tewas Telungkup, Barang Berharga Raib di Kamar Tidur
Ravianto June 11, 2026 08:11 AM

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON -Misteri kematian seorang wanita berinisial NS (47) di Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, masih menjadi teka-teki.

Temuan luka di sejumlah bagian tubuh korban serta hilangnya perhiasan dan barang berharga yang biasa dikenakannya kini menjadi fokus penyelidikan polisi untuk mengungkap penyebab kematian perempuan tersebut.

Kasus ini langsung mendapat perhatian Satreskrim Polresta Cirebon setelah korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya pada Rabu (10/6/2026).

Tim Inafis dan penyidik diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan berbagai petunjuk.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, AKP I Putu Ika Prabawa menyampaikan, belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus memastikan proses penyelidikan masih berlangsung.

"Yang pertama-tama saya ucapkan turut berbelasungkawa terhadap keluarga korban," ujar Putu saat diwawancarai media, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, polisi menerima informasi mengenai penemuan jenazah seorang perempuan di wilayah Kecamatan Gegesik pada pagi hari.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas langsung bergerak melakukan serangkaian penyelidikan.

"Hari ini tanggal 10 Juni tahun 2026, kami Polresta Cirebon, terutama Satreskrim Polresta Cirebon, mendapatkan informasi bahwa ditemukan jenazah perempuan di salah satu rumah yang berada di Kecamatan Gegesik," ucapnya.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti yang dinilai dapat membantu mengungkap peristiwa tersebut. 

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Dari hasil penemuan jenazah tersebut, kami melakukan olah TKP. Kemudian dari beberapa olah TKP, sudah beberapa barang bukti yang kami amankan. Kemudian di TKP juga ada beberapa saksi yang sudah kami lakukan pemeriksaan," jelas dia.

Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, jenazah NS saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna menjalani autopsi.

"Untuk sementara, jenazah korban yang berjenis kelamin perempuan ini dan berumur kurang lebih 47 tahun, sedang dilaksanakan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara. Kemudian untuk selanjutnya, perkara ini masih dalam proses penyelidikan daripada tim kami," katanya.

Polisi juga menaruh perhatian terhadap informasi mengenai hilangnya sejumlah barang berharga milik korban.

Namun hingga kini, penyidik masih mendalami apakah hilangnya barang-barang tersebut berkaitan dengan kematian korban atau tidak.

"Untuk barang-barang yang hilang, diduga hilang, itu juga kami masih dalami," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penyelidikan akan terus dilakukan, termasuk olah TKP lanjutan dan menunggu hasil autopsi sebagai dasar untuk menentukan penyebab kematian korban.

"Kemudian, tetap kami akan terus melaksanakan penyelidikan, olah TKP kembali, dan jenazah saat ini sedang dilaksanakan otopsi, jadi untuk memastikan penyebab dari kematian korban," ucap Putu.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh keluarganya sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa bermula saat adik korban datang ke rumah untuk mengambil kartu bantuan sosial (bansos).

Namun saat dipanggil berulang kali dari luar rumah, korban tidak memberikan jawaban.

Kecurigaan keluarga pun muncul hingga akhirnya mereka memutuskan masuk ke dalam rumah untuk memeriksa keadaan korban.

Kasi Pemerintahan Desa Jagapura Kidul, Ismanto mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi telungkup di atas kasur kamar tidurnya.

"Menurut keterangan keluarga, adiknya datang ke rumah korban untuk mengambil kartu bansos. Saat itu korban dipanggil-panggil tetapi tidak ada jawaban," ujar Ismanto.

"Saat masuk ke dalam kamar, korban ditemukan dalam posisi telungkup di atas kasur dan sudah meninggal dunia," lanjutnya.

Dari pengamatan awal, korban diketahui mengalami luka di bagian kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya. 

Selain itu, sejumlah perhiasan dan barang berharga yang biasa dikenakan korban juga dilaporkan hilang.

"Korban mengalami luka di kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya. Barang-barang berharga yang dipakai korban juga sudah tidak ada," jelas Ismanto.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil autopsi untuk mengungkap penyebab pasti kematian NS serta memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus yang menggemparkan warga Desa Jagapura Kidul tersebut.(*)

Baca juga: Dipanggil Berkali-kali Tak Menjawab, Wanita di Cirebon Ditemukan Tewas Telungkup di Kamar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.