- Rekaman yang dirilis oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada hari Rabu menunjukkan rudal diluncurkan ke arah target yang menurut kelompok tersebut adalah target AS di wilayah tersebut setelah serangan Amerika semalam di Iran selatan.
Tanggal dan lokasi pasti dari rekaman tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.
Rekaman video menunjukkan rudal-rudal tersebut dihiasi dengan gambar mendiang komandan IRGC Hossein Salami, Amir Ali Hajizadeh, dan Mohammad Bagheri dengan teks bertuliskan 'Sebuah penghormatan kepada para pemimpin'.
IRGC mengatakan telah melakukan serangan terhadap "beberapa pangkalan udara dan angkatan laut AS di wilayah tersebut" sebagai tanggapan atas apa yang mereka sebut sebagai agresi Amerika di Iran selatan.
Dalam sebuah pernyataan, kelompok tersebut memperingatkan bahwa jika serangan lebih lanjut terjadi, "serangan yang lebih parah dan meluas" akan menyusul.
IRGC juga mengklaim telah menyerang 21 target yang terkait dengan fasilitas militer AS di wilayah tersebut dan menembak jatuh sebuah drone MQ-9 di atas Jam County.
Menurut pernyataan tersebut, rudal jarak jauh berbahan bakar padat digunakan untuk menargetkan lokasi-lokasi, termasuk yang digambarkan sebagai hanggar jet tempur F-35 dan pusat komando dan kendali di Al-Azraq, Yordania.
Amerika Serikat telah mengkonfirmasi melakukan serangan semalam terhadap sistem pertahanan udara Iran, stasiun kendali darat, dan lokasi radar pengawasan di dekat Selat Hormuz.
Pasukan AS menggambarkan operasi tersebut sebagai tindakan membela diri menyusul laporan jatuhnya helikopter Apache AS di atas Selat Hormuz dan apa yang Washington sebut sebagai serangan baru-baru ini terhadap personel AS dan pengiriman komersial di wilayah tersebut.
Rekaman tersebut muncul di tengah laporan tentang peningkatan langkah-langkah keamanan oleh otoritas regional.
Pihak berwenang Bahrain menyarankan warga untuk tetap tenang dan pindah ke lokasi aman terdekat setelah sirene peringatan berbunyi sebelum subuh pada hari Rabu.
Militer Kuwait mengatakan sistem pertahanan udara mencegat apa yang mereka sebut sebagai target udara musuh, sementara angkatan bersenjata Yordania mengumumkan pencegatan lima rudal yang diluncurkan ke arah wilayah Azraq di Kegubernuran Zarqa.
Eskalasi terbaru ini menyusul komentar Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa mengenai laporan jatuhnya helikopter AH-64 Apache di dekat Selat Hormuz.
(*)
# irgc # iran # Amerika Serikat # rudal