Selain pesan error tersebut, sebagian pengguna juga mengalami masalah ketika memasukkan perintah atau prompt.
Teks yang sudah diketik tidak diproses oleh sistem dan justru kembali ke kolom input, sehingga pengguna harus mencoba mengirimkan perintah beberapa kali.
Bagi pengguna awam, kondisi ini dapat diibaratkan seperti aplikasi chat yang gagal mengirim pesan ke server.
Akibatnya, pengguna tidak mendapatkan balasan meskipun sudah memasukkan pertanyaan atau perintah.
Keluhan pengguna kemudian terus bermunculan sepanjang hari. Situs pemantau layanan DownDetector menerima lebih dari 1.600 laporan terkait gangguan Gemini sejak masalah mulai terjadi.
Dalam pernyataannya, Woodward mengakui bahwa Gemini sedang mengalami gangguan layanan.
Pada 03.19 WIB, perusahaan menyatakan bahwa mayoritas pengguna seharusnya sudah tidak lagi mengalami kendala saat mengakses Gemini.
Namun, jumlah laporan dari pengguna sudah menurun drastis dibandingkan saat gangguan mencapai puncaknya.
Insiden ini menunjukkan bahwa layanan AI yang kini terhubung dengan berbagai produk digital tetap berpotensi mengalami gangguan teknis.
Ketika masalah terjadi pada sistem utama, dampaknya dapat dirasakan secara bersamaan oleh pengguna di berbagai perangkat dan layanan.
(Tribunnews.com/Widya)