Tampil Buruk di Laga Uji Coba, Cristiano Ronaldo Jadi Penghambat Portugal di Piala Dunia 2026?
Dwi Setiawan June 11, 2026 10:57 AM

TRIBUNNEWS.COM - Cristiano Ronaldo dipastikan akan kembali memimpin Portugal di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu akan menjadi Piala Dunia keenamnya.

Di usia 41 tahun, Ronaldo masih menjadi sosok sentral dalam skuad Portugal racikan Roberto Martinez.

Di Piala Dunia 2026, Portugal tergabung dalam Grup K bersama Uzbekistan, RD Kongo, dan Kolombia.

Tim berjuluk Selecao das Quinas tersebut difavoritkan lolos mudah ke babak 32 besar dengan angka 59,24 persen, dikutip dari Opta.

Dosen S1 PJKR FKOR UNS sekaligus Kabid Binpres ESI Surakarta & Pembina Ormawa Esports UNS yakni Putri Indah Nazareta, S.Pd., M.Or. juga turut memprediksi Portugal mampu berbicara di Piala Dunia 2026.

"Portugal memiliki kualitas yang memungkinkan mereka bersaing di level tertinggi. Namun seperti tim-tim unggulan lainnya, konsistensi performa dan kemampuan menghadapi laga-laga krusial akan menjadi faktor penentu," kata Putri Indah Nazareta saat dihubungi oleh Tribunnews.

Dosen S1 PJKR FKOR UNS sekaligus Kabid Binpres ESI Surakarta, Putri Indah Nazareta
DOSEN UNS - Dosen S1 PJKR FKOR UNS sekaligus Kabid Binpres ESI Surakarta, Putri Indah Nazareta.

Namun, tidak semua pihak yakin kehadirannya akan membawa dampak positif bagi peluang Selecao das Quinas meraih gelar juara dunia pertama mereka.

Legenda Liverpool, John Barnes, justru menilai ketergantungan Portugal terhadap Ronaldo berpotensi menjadi bumerang di tengah banyaknya pemain berkualitas yang dimiliki tim tersebut.

Ronaldo memang tetap menjadi andalan Portugal meski kini tidak lagi bermain di level tertinggi Eropa setelah memilih bergabung dengan Al Nassr pada akhir 2022.

Meski produktivitasnya masih terjaga, sejumlah kritik muncul terkait kontribusinya saat tim kehilangan bola serta peran dominan yang dinilai membuat permainan Portugal terlalu berpusat kepadanya.

Menurut Barnes, Portugal memiliki banyak pemain yang mampu menjadi pembeda, namun sorotan yang terus tertuju kepada Ronaldo justru bisa membatasi potensi pemain lain.

"Saya rasa Ronaldo tidak akan memberikan dampak sebesar dulu, terutama jika harus bermain penuh selama 90 menit seperti masa-masa terbaiknya," ujar Barnes kepada talkSPORT.

"Portugal memiliki banyak pemain hebat. Namun ketika seluruh tim terlalu berfokus pada satu pemain karena dia adalah Cristiano Ronaldo, sementara Ronaldo yang sekarang tidak lagi berada di level yang sama seperti dulu, itu bisa menjadi masalah."

Baca juga: Hasil Uji Coba Terakhir: Inggris dan Portugal Raih Kemenangan, Ronaldo Kesal Gagal Cetak Gol

Barnes bahkan menilai beberapa pemain kreatif Portugal, termasuk Bruno Fernandes, berpotensi tidak mengeluarkan kemampuan terbaiknya karena permainan tim terlalu diarahkan untuk melayani Ronaldo.

"Tanpa Cristiano Ronaldo yang berada di puncak performa, Anda mungkin tidak akan melihat versi terbaik dari Bruno Fernandes dan pemain lainnya karena semuanya berpusat pada Ronaldo. Saya rasa hal itu tidak akan membantu Portugal," lanjutnya.

Tampil Buruk di Laga Uji Coba

Perdebatan mengenai peran Ronaldo sebenarnya sudah muncul sejak Piala Dunia 2022 di Qatar.

Saat itu, pelatih Portugal Fernando Santos membuat keputusan mengejutkan dengan mencadangkan Ronaldo pada laga babak 16 besar melawan Swiss.

Keputusan tersebut langsung menuai perhatian karena penggantinya, Goncalo Ramos, tampil luar biasa dengan mencetak hattrick dalam kemenangan telak 6-1 Portugal.

Di sisi lain, Portugal menuju Piala Dunia setelah meraih kemenangan 2-1 atas Nigeria pada Kamis (11/6) dini hari WIB, dalam pertandingan pemanasan dan diiringi beberapa penyesalan dari Cristiano Ronaldo .

Ronaldo gagal menambah koleksi gol internasionalnya meskipun memiliki peluang emas dengan hanya berhadapan dengan kiper Nigeria pada menit ke-8. Umpan tarik dari Nelson Semedo gagal diteruskannya dengan baik.

Tak sampai di situ, Ronaldo juga membuang peluang yang serupa pada menit ke-50 setelah gagal melakukan tendangan first time.

Ronaldo akhirnya diganti pada menit ke-65, setelah diberi waktu lebih lama di lapangan dibandingkan pemain lapangan lainnya yang memulai pertandingan untuk Portugal.

Sementara Francisco Conceiaco, salah satu dari 11 pemain pengganti yang masuk untuk Portugal, mencetak gol kemenangan pada menit ke-75 dengan menusuk dari sisi kanan dan melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang.

Pedro Neto juga memberi Portugal keunggulan pada menit ke-23.

Roberto Martinez Tetap Percaya Ronaldo

Meski demikian, Ronaldo kembali mendapatkan tempat utama setelah Roberto Martinez mengambil alih kursi pelatih Portugal.

Terlepas dari kritik yang muncul, Martinez tetap yakin Ronaldo masih memiliki kualitas yang sangat dibutuhkan Portugal.

Pelatih asal Spanyol itu menilai pengalaman, pergerakan tanpa bola, serta insting mencetak gol Ronaldo masih menjadi senjata penting bagi timnya.

"Pengaruh Cristiano Ronaldo sebagai pemain nomor sembilan sangat besar," kata Martinez kepada The Athletic.

"Pergerakannya, timing saat mencari ruang, kemampuan penyelesaian akhir, hingga caranya membuka ruang untuk rekan-rekannya masih menjadi kekuatan yang sangat berharga bagi tim."

Kepercayaan Martinez terhadap Ronaldo juga terbukti pada ajang UEFA Nations League 2025.

Saat itu, Ronaldo berperan penting membawa Portugal menjadi juara setelah mencetak gol penyeimbang dalam partai final melawan Spanyol sebelum akhirnya menang melalui adu penalti.

Misi Terakhir Ronaldo

Piala Dunia 2026 diyakini akan menjadi kesempatan terakhir Ronaldo untuk mewujudkan satu-satunya trofi besar yang belum pernah ia raih sepanjang kariernya.

Mantan bintang Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu sudah mengoleksi hampir seluruh gelar bergengsi di level klub maupun tim nasional, termasuk Euro 2016 dan UEFA Nations League.

Namun hingga kini, trofi Piala Dunia masih menjadi kepingan terakhir yang belum berhasil ia tambahkan ke dalam koleksi prestasinya.

Dengan skuad Portugal yang dipenuhi pemain-pemain top seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Vitinha, Joao Neves, Ruben Dias hingga Nuno Mendes, peluang Portugal untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026 tetap terbuka lebar.

Pertanyaannya kini, apakah kehadiran Ronaldo akan menjadi kunci keberhasilan Portugal, atau justru menjadi faktor yang membatasi potensi generasi emas mereka?

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.