SBY Sambut Gembira Rupiah dan IHSG Menguat dalam Dua Hari Terakhir, Pertanda Positif bagi Tanah Air
Tribun-video June 11, 2026 11:42 AM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan kegembiraannya atas penguatan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir.SBY menilai kondisi tersebut menjadi pertanda positif bagi perekonomian nasional.Ia menyebut karena rupiah dan IHSG mengalami penguatan yang signifikan.Dilansir dari akun X pribadinya, SBY juga menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto atas perkembangan rupiah di tanah air, Kamis (11/6/2026).Dalam unggahannya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu menyebut penguatan rupiah dan IHSG sebagai kabar baik bagi masyarakat Indonesia."Alhamdulillah, ada kabar baik untuk kita semua. Dua hari ini, 9-10 Juni 2026, rupiah dan IHSG menguat signifikan. Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini merupakan awal dan pertanda baik, sebuah permulaan yang baik," tulis SBY.SBY menilai kabar baik itu membuktikan pemerintah masih memiliki sumber daya politik dan ekonomi yang memadai untuk mengatasi tekanan keuangan saat ini.Menurutnya, kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki kapasitas untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang ada."Kabar baik ini membuktikan apa yang saya sampaikan pada Mei 2026 lalu tidak salah. Pemerintah, tentunya pemimpin kita Presiden Prabowo Subianto, masih memiliki sumber daya politik dan ekonomi untuk mengatasi tekanan ekonomi yang kita rasakan saat ini," lanjutnya.Meski demikian, SBY mengingatkan bahwa seluruh upaya pemerintah membutuhkan waktu dan dukungan publik yang lebih kuat.SBY menekankan pentingnya menjaga persatuan, mengedepankan dialog, serta memberikan ruang bagi beragam pandangan yang konstruktif."Yang terpenting adalah persatuan. Yang penting, dialog, serta diwadahinya keragaman pandangan yang konstruktif. Pikiran yang rasional, kebijakan yang tepat, dan tindakan nyata yang serius menjadi sangat penting," tulis SBY.Menutup pernyataannya, SBY berharap pemerintah dapat terus menghadirkan kebijakan yang tepat dan langkah konkret guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.Sebagai informasi, 1 dolar AS senilai Rp 17.837 yang artinya menurun dari yang sebelumnya melampaui Rp 18.000, per Rabu (10/6).(Tribun-Video.com)Program: Tribunnews UpdateHost: Alinda PancaEditor Video: dharma aji yudhaningratUploader: Tri Hantoro