BBPJN Kaltim Percepat Pemeliharaan Rutin Jalan Perbatasan di Mahakam Ulu
Samir Paturusi June 11, 2026 01:10 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) kini tengah mengoptimalkan pemeliharaan rutin di jalur perbatasan yang terletak di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Hal ini merupakan, komitmen untuk menjaga kelayakan infrastruktur di wilayah beranda depan negara terus ditingkatkan. 

Langkah taktis ini difokuskan pada sejumlah titik ruang milik jalan (Rumija) di sepanjang ruas jalan nasional yang berada di Kecamatan Long Apari. 

“Pemeliharaan ini krusial mengingat kondisi geografis jalur perbatasan yang membutuhkan perhatian ekstra agar mobilitas masyarakat setempat tidak terganggu,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perbatasan 1 Provinsi Kaltim, Femy Arizona, Kamis (11/6/2026).

Salah satu fokus utama dalam pemeliharaan berkala ini lanjutnya, adalah penanganan tumbuhan dan rumput liar yang tumbuh subur di sepanjang bahu jalan raya. 

Baca juga: BBPJN Kaltim Pastikan Tim Selalu Cek di Lapangan Ruas Jalan Nasional Kota Bangun–Muara Muntai 

Jika dibiarkan, keberadaan vegetasi liar ini dinilai dapat mempersempit ruang gerak kendaraan dan mengganggu konsentrasi para pengguna jalan.

Petugas di lapangan dikerahkan untuk melakukan pembersihan total dengan memotong dan mengangkut rumput-rumput liar yang mulai memakan badan jalan.

"Pemeliharaan rutin jalan meliputi, pekerjaan pengendalian tanaman (potong rumput), pembersihan drainase dan saluran samping," imbuhnya.

Tidak hanya berfokus pada estetika dan ruang pandang, pemeliharaan rutin ini juga menyasar sektor sanitasi jalan. 

Saluran drainase serta saluran samping jalan turut dikeruk dan dibersihkan dari sumbatan. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi datangnya hujan deras yang kerap memicu genangan air di badan jalan.

"Agar air hujan mengalir ke saluran-saluran drainase dan tidak menggenang pada badan jalan, sehingga mengganggu pengguna jalan raya. Jadi kita dalam rangka memelihara kondisi jalan biar layak untuk dilalui oleh pengguna jalan," tambahnya.

Program pengendalian tanaman dan normalisasi drainase ini ditegaskan sebagai agenda rutin yang wajib dijalankan oleh BBPJN Kaltim. 

Melalui perawatan yang konsisten ini, pemerintah berharap dapat mencapai empat target utama sekaligus; menjamin keselamatan para pengguna jalan yang melintas di jalur perbatasan.

Baca juga: Proyek Jembatan di Perbatasan Kaltim Mulai Berjalan, BBPJN Pastikan Jalur Logistik Tidak Macet

Memperpanjang usia pakai (keawetan) infrastruktur jalan nasional agar tidak cepat rusak.

Memastikan visibilitas atau keterbacaan rambu-rambu lalu lintas tidak tertutup semak belukar serta melancarkan sistem drainase guna mencegah abrasi tanah di sekitar struktur jalan.

“Dengan kondisi jalan perbatasan yang prima, diharapkan perekonomian dan aksesibilitas warga di Kecamatan Long Apari dapat terus berjalan tanpa hambatan berarti,” tandasnya. (*)

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.