Selain Randublatung-Cepu, Ruas Jalan Kunduran-Ngawen Blora Juga Dapat Anggaran Perbaikan Rp 14,7 M
muslimah June 11, 2026 02:11 PM

Selain Randublatung-Cepu, Ruas Jalan Kunduran-Ngawen Blora Juga Dapat Anggaran Perbaikan Rp14,7 Miliar

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak hanya mengalokasikan anggaran besar untuk perbaikan ruas jalan Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora. 

Ruas jalan Kunduran-Ngawen yang selama ini dikeluhkan warga karena banyak mengalami kerusakan juga mendapat alokasi anggaran perbaikan pada tahun 2026.

Sejumlah titik di ruas jalan Kunduran-Ngawen saat ini memang mengalami kerusakan cukup parah. Beberapa bagian jalan berlubang dan membahayakan pengguna jalan.

Kondisi kerusakan yang cukup parah terlihat di wilayah Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen. 

Di lokasi tersebut terdapat badan jalan yang mengalami kerusakan hingga permukaannya miring, sehingga berpotensi membahayakan kendaraan yang melintas.

Selain itu, di beberapa titik tampak perbaikan yang dilakukan sebelumnya hanya berupa tambal sulam sehingga belum mampu mengatasi kerusakan secara menyeluruh.

Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah, Adi Prasetya, mengatakan ruas jalan Kunduran-Ngawen telah masuk dalam program penanganan tahun 2026.

Adi menjelaskan, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,7 miliar untuk peningkatan jalan dengan konstruksi beton atau rigid pavement.

"Untuk ruas Kunduran-Ngawen Blora dianggarkan peningkatan jalan beton sebesar Rp14,7 miliar. Selain itu ada pemeliharaan rutin Rp400 juta yang mencakup sekitar 20 segmen jalan beton," kata Adi kepada Tribunjateng.com, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, seluruh penanganan pada ruas tersebut direncanakan menggunakan konstruksi rigid pavement atau jalan beton yang disesuaikan dengan kebutuhan struktur jalan dan beban lalu lintas kendaraan saat ini.

Pelaksanaan pekerjaan ditargetkan mulai berjalan setelah proses kontrak yang direncanakan pada akhir Juli 2026.

Anggaran tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.

Adi menegaskan ruas jalan Kunduran-Ngawen tetap diusulkan dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD) karena masih terdapat sejumlah segmen yang belum pernah mendapatkan peningkatan struktur jalan.

"Iya, karena ada segmen-segmen yang masih belum pernah mendapat peningkatan struktur untuk melayani pembebanan traffic lalu lintas kendaraan aktual saat ini," jelasnya.

Berdasarkan data Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi, ruas jalan Kunduran-Ngawen memiliki panjang total 28,5 kilometer.

Dari total panjang tersebut, sebanyak 22,30 kilometer berada dalam kondisi baik, 0,30 kilometer kondisi sedang, 3,40 kilometer mengalami rusak ringan, dan 2,50 kilometer masuk kategori rusak berat.

Sebelumnya, kondisi ruas jalan provinsi Randublatung-Cepu yang rusak dan memicu aksi protes warga. 

Pada Kamis (4/6/2026), warga melakukan aksi simbolis dengan menggrosok jalan rusak, membawa batang pohon pisang, serta memasang spanduk tuntutan agar jalan segera diperbaiki.

Setelah aksi tersebut, Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 34,3 miliar untuk penanganan ruas Randublatung-Cepu dengan target perbaikan sepanjang 2,6 kilometer.

Anggaran tersebut terdiri dari pemeliharaan rutin sebesar Rp 400 juta, peningkatan jalan overlay Rp 5,2 miliar, serta peningkatan rigid pavement senilai Rp 28,7 miliar. (Iqs) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.