Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto, meminta pengawasan terhadap aset di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diperketat.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul masih ditemukannya sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan yang terbengkalai dan tidak terawat.
Yevri mengaku masih banyak menemukan kendaraan dinas, alat pertanian, hingga berbagai sarana penunjang lainnya yang mengalami kerusakan dan belum dimanfaatkan secara optimal.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih lemahnya pengelolaan aset di sejumlah OPD.
Padahal, seluruh aset daerah merupakan hasil penggunaan anggaran negara yang seharusnya dijaga dan dimanfaatkan untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan sampai aset yang dibeli menggunakan uang rakyat justru dibiarkan rusak begitu saja. Ini harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut tanggung jawab kita dalam mengelola keuangan dan fasilitas daerah,” ujar Yevri kepada TribunBengkulu.com, Kamis (11/6/2026).
Kerusakan Aset Bukan Hanya Usia Pakai
Yevri menjelaskan, kerusakan aset tidak selalu disebabkan oleh faktor usia pakai.
Menurutnya, banyak aset mengalami kerusakan akibat kurangnya perhatian terhadap perawatan rutin.
Akibat minimnya perawatan, aset yang sebenarnya masih layak digunakan justru mengalami kerusakan lebih parah dan membutuhkan biaya besar untuk diperbaiki.
“Kita sering mengabaikan perawatan kecil. Padahal, perawatan yang dilakukan secara rutin jauh lebih murah dibandingkan harus memperbaiki atau bahkan mengganti aset yang sudah rusak total,” ungkapnya.
Minta OPD Segera Lakukan Inventarisasi
Yevri meminta seluruh kepala OPD segera melakukan inventarisasi dan pengecekan kondisi aset yang berada di bawah tanggung jawab masing-masing.
Ia juga menegaskan agar tidak ada lagi aset daerah yang terbengkalai tanpa kejelasan pemanfaatan maupun pemeliharaannya.
Menurutnya, optimalisasi aset daerah merupakan bagian penting dalam mendukung kinerja pemerintah dan pelayanan publik.
Aset yang terawat dengan baik akan meningkatkan efektivitas kerja, sedangkan aset yang mangkrak hanya akan menjadi beban bagi daerah.
Lebih lanjut, Yevri mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Bengkulu Selatan.
“Visi Bengkulu Selatan Beradat dan Berkemajuan tidak akan terwujud jika masih ada yang bekerja setengah hati. Kami ingin seluruh ASN memiliki semangat yang sama dalam membangun daerah. Bagi yang tidak siap bekerja dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas, silakan mengambil sikap secara terhormat,” jelas Yevri.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan tata kelola aset daerah agar lebih tertib, efektif, dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini