25 UMKM Tanjab Barat Ikuti Pelatihan Mutu Produk dari SKK Migas PetroChina
Suci Rahayu PK June 11, 2026 03:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL -  SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) pilar ekonomi, Selasa (9/6/2026).

Bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, perusahaan kembali membuka sesi baru pembinaan bagi 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Field Manager PetroChina International Jabung Ltd dalam sambutannya yang dibacakan oleh Government and Relation Superintendent, Lasno, pada kegiatan pelatihan peningkatan mutu produk UMKM, menegaskan bahwa PetroChina tidak hanya hadir sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas yang fokus pada sektor hulu minyak dan gas bumi .

Tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat Tanjung Jabung Barat yang memiliki kepedulian sosial untuk mendukung pembangunan daerah.

“Melalui Program PPM, khususnya pada pilar ekonomi, kami percaya bahwa investasi sosial terbaik adalah investasi yang mampu membangun kapasitas manusia sehingga tercipta kemandirian yang berkelanjutan,” ujarnya.

Program yang dilaksanakan tahun ini merupakan kelanjutan dari program-program yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir. Tentu saja program ini dapat berjalan berkat koordinasi dan kolaborasi yang baik dengan pemerintah kabupaten Tanjab Barat.

Baca juga: Dosen Unja Eks Winger PSMS Junior Bicara soal Prancis ,Cara Kuliah hingga Tantangan Sepak Bola Jambi

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Bungo-Jambi Tanpa Transit Rp1.678.500, Maskapai Batik Air

Selama periode tersebut, PetroChina berhasil membina puluhan UMKM hingga memiliki produk yang lebih berkualitas dan mampu bersaing di pasar.

Para peserta sebelumnya mendapatkan pembinaan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan mutu produk, pengembangan desain kemasan, hingga pelatihan pemasaran berbasis digital dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).

 Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pembinaan, para pelaku usaha tersebut telah mampu menjalankan dan mengembangkan usahanya secara mandiri sesuai dengan ilmu pengetahuan yang telah didapat selama mengikuti pelatihan.

Melihat keberhasilan program terdahulu, PetroChina memutuskan untuk mereplikasi model pembinaan yang sama bagi 25 UMKM baru yang terpilih tahun ini.

Tahapan program akan dimulai dari pelatihan mutu produk, dilanjutkan dengan penguatan kemasan dan strategi pemasaran digital.

“Target akhir program ini jelas, yakni membawa para pelaku UMKM mencapai kemandirian ekonomi dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” kata Field Manager PetroChina.

Menurutnya, sektor UMKM memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian daerah. 

Peningkatan kualitas produk diyakini akan mendorong permintaan pasar, memperluas penggunaan bahan baku lokal, membuka peluang kerja, serta menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat.

Di akhir kegiatan, PetroChina menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tanjung Jabung Barat serta Diskopperindag atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin sehingga pelatihan yang dijalankan PetroChina melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) tersebut dapat berjalan dengan lancar. 

PetroChina berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut guna memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitar wilayah operasi secara berkelanjutan.
(Tribunjambi.com/Sopianto/adv)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Di Vendor Day 2026, SKK Migas-PetroChina Ajak Mitra Kerja Perkuat Integritas

Baca juga: Rumah Warga di Kenali Asam Atas Hangus Terbakar, Isi Rumah Dilalap Api

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.