Pegadaian Kenalkan Tabungan Emas Saat Salurkan Bantuan untuk Siswa MI 25 Lamasi Pantai
Muh. Abdiwan June 11, 2026 03:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM - Komitmen mendukung dunia pendidikan kembali ditunjukkan PT Pegadaian Kanwil VI SulselBarRa Maluku melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Gold Generation dengan membagikan 200 bingkisan perlengkapan sekolah kepada siswa MI 25 Lamasi Pantai, Kabupaten Luwu, Rabu (10/6/2026).

Program yang mengusung tema "Berbagi Senyum dan Semangat Belajar untuk Generasi Emas" tersebut dilaksanakan oleh PT Pegadaian Area Palopo sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang berfokus pada bidang kemanusiaan dan pendidikan.

Kegiatan berlangsung di MI 25 Lamasi Pantai, Desa Lamasi Pantai, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, dengan menyasar siswa kelas 1, 2, dan 3 yang akan memasuki Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Bingkisan yang dibagikan diharapkan dapat membantu kebutuhan belajar siswa sekaligus menjadi penyemangat dalam menempuh pendidikan.

Acara tersebut dihadiri Kepala Departemen Gadai PT Pegadaian, Wahyudi, Marketing and Sales Plan PT Pegadaian Area Palopo Muhammad Adnan Aprianto, Kepala Desa Lamasi Pantai Mawardi Hermawan, Kepala Sekolah MI 25 Lamasi Pantai Rahman, para guru, serta orang tua siswa.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian SulselBarRa Maluku, Pratikno, melalui Kepala Departemen Gadai Wahyudi mengatakan program Gold Generation merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Pegadaian kepada masyarakat.

"Program Pegadaian Peduli ini merupakan program Gold Generation atau Generasi Emas, salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan dari PT Pegadaian. Keuntungan yang diperoleh Pegadaian tidak hanya menjadi laba perusahaan, tetapi juga disalurkan kembali kepada masyarakat," ujar Wahyudi.

Ia berharap bantuan perlengkapan sekolah tersebut dapat mendukung aktivitas belajar siswa sekaligus memotivasi mereka dalam meraih cita-cita.

"Kita berharap ini mendukung kegiatan belajar dan penyemangat para siswa nantinya dalam menimba ilmu," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wahyudi juga mengedukasi para orang tua mengenai pentingnya menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini melalui kebiasaan menabung.

Menurutnya, tabungan emas dapat menjadi salah satu alternatif investasi yang membantu orang tua mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak di masa depan.

"Saya yakin semuanya di sini punya cita-cita. Sebagai orang tua tentu ingin mendukung anak-anaknya mencapai cita-cita tersebut. Salah satu yang perlu disiapkan adalah biaya pendidikan. Jika disiapkan sejak dini, manfaatnya akan sangat terasa saat anak memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi," jelasnya.

Ia menambahkan nilai investasi emas terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sehingga dapat menjadi instrumen tabungan jangka panjang yang menjanjikan.

"Dulu tahun 2004 harga emas masih sekitar seratus ribuan, sekarang pada tahun 2026 sudah mencapai Rp2,8 jutaan. Karena itu menabung emas bisa menjadi pilihan untuk masa depan pendidikan anak-anak," ujarnya.

Selain penyaluran bantuan, Pegadaian Area Palopo juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan layanan Tabungan Emas Pegadaian kepada orang tua siswa dan para guru.

Pegadaian bahkan memberikan kemudahan pembukaan rekening Tabungan Emas secara gratis melalui aplikasi TRING by Pegadaian bagi peserta yang belum memiliki akun.

"Jika pembukaan Tabungan Emas melalui outlet dikenakan biaya Rp40 ribu, maka melalui aplikasi TRING by Pegadaian bisa dilakukan secara gratis. Menabung juga bisa dimulai dari nominal yang sangat terjangkau sesuai kemampuan masing-masing," terang Wahyudi.

Kepala Desa Lamasi Pantai sekaligus Ketua Yayasan Ar-Ridha, Mawardi Hermawan, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pegadaian terhadap dunia pendidikan di wilayahnya.

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa pada tahun-tahun berikutnya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian Area Palopo yang telah memilih MI 25 Lamasi Pantai sebagai lokasi penyaluran bantuan. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut dengan cakupan yang lebih luas," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala MI 25 Lamasi Pantai, Rahman, yang mengaku bersyukur sekolahnya mendapat kepercayaan sebagai penerima program Gold Generation.

"Ini menunjukkan bahwa sekolah kami juga mendapat perhatian dari berbagai pihak. Bantuan ini menjadi bukti kepedulian dunia usaha terhadap pendidikan dan semoga dapat membantu menciptakan generasi emas di masa depan," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.