Minta Subsidi Tak Dicabut, Bobihoe Juga Berharap Ada Tambahan Rute dan Armada Transjabodetabek
Joseph Wesly June 11, 2026 03:50 PM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI BARAT- Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat menambah rute dan armada Transjabodetabek.

"Memang ada beberapa komitmen dengan Pemprov DKI Jakarta tentang Transjabodetabek. Kami inginkan nantinya ada penambahan armada, kemudian penambahan jalur," kata Bobihoe saat ditemui di Hotel Grand Travello Bekasi, Jalan Grand Kota Bintang Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kamis (11/6/2026).

Bobihoe menjelaskan, harapan penambahan rute dan armada itu berdasarkan tingginya minat masyarakat khususnya di Kota Bekasi yang menggunakan Transjabodetabek menjadi bukti layanan tersebut sangat dibutuhkan.

Selain itu, menurutnya dengan penambahan armada dapat menjadi solusi kepadatan penumpang yang kerap terjadi saat jam berangkat maupun pulang kerja.

"Saya kira ini kan banyak yang sangat butuh. Ternyata yang selama ini berjalan cukup padat kan. Jadi kami ingin ada penambahan lagi," jelasnya.

Harapan Subsidi Transjabodetabek Tidak Dicabut

Selain itu, Bobihoe juga berharap subsidi layanan Transjabodetabek dari Pemprov DKI Jakarta tidak dicabut.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Berharap Pemprov DKI Jakarta Tak Cabut Subsidi Transjabodetabek

Harapan itu karena layanan transportasi massal tersebut dinilai sangat membantu mobilitas warga Kota Bekasi yang setiap hari bekerja di Jakarta.

Sehingga dirinya mendukung agar subsidi tarif tetap dipertahankan.

"Ya saya kira yang kami inginkan ini rata-rata yang naik itu orang yang kerja di Jakarta. Mereka tinggal di Bekasi memang, tapi di Jakarta kerjanya. Saya kira ingin mempermudah mereka untuk transportasi dan meringankan biaya mereka, makanya jangan dicabut," harapnya.

Komunikasi Pemkot Bekasi dengan Pemprov DKI

Diketahui sebelumnya, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto sempat berkomunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung terkait keberlangsungan subsidi Transjabodetabek.

Komunikasi itu imbas Pramono mengisyaratkan adanya penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek dalam waktu dekat.

Meski demikian, ia memastikan subsidi transportasi publik tetap diberikan agar tarif tetap terjangkau bagi masyarakat.

"Untuk Transjabodetabek, terus terang segera kami putuskan. Tapi saya ingin meluruskan, jangan sampai ada anggapan tidak disubsidi. Tidak mungkin tidak disubsidi. Pasti tetap akan disubsidi," kata Pramono di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Menurut Pramono, salah satu layanan yang saat ini menjadi perhatian adalah rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta yang masih menerapkan tarif Rp3.500.

Ia menilai tarif tersebut terlalu rendah jika dibandingkan dengan moda transportasi lain yang melayani tujuan serupa.

"Sekarang tarifnya Rp3.500, koper juga bisa naik ke bus. Bahkan dibandingkan dengan Damri yang paling murah Rp80.000, sementara taksi rata-rata Rp200.000," ujarnya. (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.