Viral Rombongan Pengemis Turun dari Mobil di Rowo Jombor Klaten, Satpol PP Lakukan Penyisiran
Putradi Pamungkas June 11, 2026 04:15 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Viral di media sosial video rombongan pengemis turun dari mobil Elf di kawasan wisata Rowo Jombor, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Kejadian yang diduga terjadi pada Sabtu (6/6/2026) itu ramai dibahas setelah diunggah akun TikTok @hasyimwonosegoro pada Minggu (7/6/2026), dan disebut sebagai aksi “drop-dropan pengemis” di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat.

Video tersebut memperlihatkan sejumlah orang yang diduga pengemis turun dari kendaraan di area wisata, sehingga memicu perhatian warganet dan aparat setempat.

Satpol PP Klaten Turun Tangan Lakukan Operasi PGOT

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klaten, Joko Hendrawan, membenarkan adanya informasi yang beredar tersebut.

“Senin (8/6) sudah kita adakan kegiatan penyisiran dan operasi PGOT (pengemis, gelandangan, orang terlantar),” ujarnya kepada TribunSolo.com.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Satpol PP dan Damkar Klaten, Sulamto, menjelaskan bahwa operasi dilakukan hingga pukul 14.00 WIB dengan melibatkan tim gabungan.

Penyisiran tersebut melibatkan Polres Klaten, Kodim 0723/Klaten, serta Dinas Sosial, P3AP2KB Klaten.

Satpol PP dan Damkar Klaten menyisir lokasi yang diduga terjadi drop
SISIR LOKASI - Satpol PP dan Damkar Klaten menyisir lokasi yang diduga terjadi drop pengemis di kawasan Rowo Jombor, Klaten, Kamis (11/6/2026). Viral di media sosial video rombongan pengemis turun dari mobil Elf di kawasan wisata Rowo Jombor, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Diduga Terjadi Setiap Akhir Pekan

Sulamto menyebutkan, dari informasi masyarakat, praktik serupa diduga tidak hanya terjadi sekali.

“Di Rowo Jombor kami dapatkan informasi, bahwa dropping PGOT atau pengemis itu dilakukan setiap akhir pekan,” jelasnya.

Namun, saat dilakukan penyisiran di sejumlah titik lain, petugas tidak menemukan adanya aktivitas serupa.

“Sesuai informasi yang kami peroleh dari para warga sekitar, itu belum didapati drop-in atas PGOT tersebut (lokasi lain),” ucapnya.

Baca juga: Terungkap, Pengemis Akting Lumpuh Ngesot di Jalanan Sukoharjo Sudah Berkeluarga, Punya Istri Anak

Imbauan untuk Masyarakat dan Penguatan Pengawasan

Satpol PP Klaten mengimbau masyarakat, terutama di kawasan wisata, agar segera melapor jika menemukan indikasi “dropping” PGOT.

“Apabila didapati atau ditemukan adanya dropping, itu langsung laporkan ke Satpol PP ataupun dinas instansi terkait ataupun di Polsek ataupun Koramil terdekat,” kata Sulamto.

Ia menambahkan, laporan masyarakat akan membantu aparat dalam melakukan pencegahan dan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ke depan, Satpol PP Klaten juga berencana mengintensifkan patroli di kawasan wisata, khususnya saat akhir pekan dan hari libur.

“Kami akan mengaktifkan patroli pengawasan setiap akhir pekan, khususnya hari libur di tempat wisata supaya mencegah terjadinya praktik serupa,” pungkasnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.