Usung Semangat Pluralisme, Wawali Solo Astrid Ikut Lukis Tembok Gereja Purbayan Bareng Seniman
Vincentius Jyestha Candraditya June 11, 2026 04:15 PM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Surakarta diwarnai kegiatan kreatif berupa lomba mural bertema Harmony of Solo di tembok panjang Gereja Santo Antonius Purbayan, Jalan Sugiyopranoto, Kampung Baru, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (10/6).

Menariknya, Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, turut ambil bagian dengan ikut melukis bersama para peserta lomba mural tersebut.

Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo itu diikuti 10 seniman terpilih dari total 71 pendaftar.

Tembok panjang Gereja Santo Antonius Purbayan di jalan Sugiyopranoto Kampung Baru, Pasar Kliwon Solo dijadikan kanvas bagi 10 seniman lukis yang mengikuti lomba mural dengan tema Harmony of Solo.
Tembok panjang Gereja Santo Antonius Purbayan di jalan Sugiyopranoto Kampung Baru, Pasar Kliwon Solo dijadikan kanvas bagi 10 seniman lukis yang mengikuti lomba mural dengan tema Harmony of Solo. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Astrid menyebut lomba mural tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut hari jadi ke-80 Pemerintah Kota Surakarta sekaligus sarana memperkuat pesan kemajemukan di Kota Solo.

"Menyambut peringatan hari jadi Pemerintah Kota Surakarta yang ke-80, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta hari ini menggagas kegiatan yang sangat positif dengan tema kemajemukan kota Surakarta Harmony of Solo. Lomba mural yang diselenggarakan," ungkap Astrid saat mengunjungi lokasi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Gereja Santo Antonius Purbayan yang telah mengizinkan area tembok gereja dijadikan media karya seni bagi para seniman mural.

"Terima kasih Romo dan Gereja Purbayan yang mengizinkan tembok sepanjang jalan ini menjadi tempat bagi para seniman untuk menggambarkan kemajemukan harmony of Solo," lanjutnya.

Baca juga: Kenang Wafatnya Bapa Suci, Seribuan Siswa SD di Solo Bawa Foto Paus Fransiskus ke Gereja Purbayan

Dalam kesempatan itu, Astrid berharap karya yang telah dibuat para seniman nantinya dapat dijaga bersama sebagai bagian mempercantik ruang publik Kota Solo.

"Nanti bersama-sama dijaga dan kami mengimbau masyarakat untuk menjaga ruang publik kita, sarana prasarana, keindahan kota ini perlu menjadi perhatian dan kewajiban bersama baik pemerintah maupun seluruh komponen masyarakat," katanya.

Konsep Mural Bertema Kemajemukan

Sementara itu, Kepala Paroki St. Antonius Padua Purbayan, Walterus Teguh Santosa, mengaku menyambut baik kegiatan tersebut.

Menurutnya, konsep mural bertema kemajemukan sejalan dengan rencana gereja yang juga ingin menghadirkan mural pluralisme dalam rangka ulang tahun ke-110 Gereja Santo Antonius Purbayan.

Baca juga: Sejarah Gereja Santo Antonius Purbayan, Gereja Katolik Pertama di Kota Solo yang Didirikan pada 1916

"Ya sebetulnya kemarin ketika masa lalu ada coretan kita cat, ada coretan kami cat dan akhirnya kami berhenti," kata Walterus Teguh Santosa.

"Sebenarnya tahun ini Gereja Purbayan ulang tahun yang ke-110. Dan kami punya rencana akan menggambar wayang beber dengan tema pluralisme dan ternyata nyambung dengan balai kota," pungkasnya. (dre)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.