TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Sulbar, Kamis (11/6/2026).
Berdasarkan informasi BMKG yang dirilis pukul 14.35 WITA, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi mulai pukul 14.47 WITA.
Cuaca tersebut dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Pasangkayu, Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamasa, Kabupaten Polewali Mandar, dan Kabupaten Majene.
Di Kabupaten Pasangkayu, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kecamatan Bambalamotu, Pasangkayu, Tikke Raya, Pedongga, Bambaira, dan Sarjo.
Di Kabupaten Mamuju, wilayah yang berpotensi terdampak yakni Kecamatan Tapalang Barat.
Sementara di Kabupaten Mamasa meliputi Kecamatan Bambang dan Mehalaan.
Untuk Kabupaten Polewali Mandar, potensi hujan lebat terjadi di Kecamatan Tutar, Binuang, dan Matangnga.
Baca juga: Sempat Terjebak Banjir di Polman, 12 Bus Jemaah Haji Kloter 12 Mamuju Tiba Dini Hari
Baca juga: Banjir Rendam Rumah Warga di Matakali Polman, Air Belum Surut hingga Pagi
Sedangkan di Kabupaten Majene berpotensi terjadi di Kecamatan Sendana dan Tammerodo Sendana.
BMKG juga memperkirakan kondisi cuaca tersebut dapat meluas ke sejumlah wilayah lainnya.
Di Kabupaten Pasangkayu berpotensi meluas ke Kecamatan Dapurang, Bulu Taba, dan Lariang.
Di Kabupaten Mamuju meluas ke Kecamatan Tapalang, Kalumpang, dan Simboro.
Di Kabupaten Mamasa meliputi Kecamatan Mambi, Mamasa, Sumarorong, Messawa, Tanduk Kalua, Balla, Rantebulahan Timur, dan Buntumalangka.
Sementara di Kabupaten Polewali Mandar berpotensi meluas ke Kecamatan Polewali, Tapango, Limboro, Anreapi, Allu, dan Bulo.
Untuk Kabupaten Majene, wilayah yang berpotensi terdampak adalah Kecamatan Malunda dan Ulumanda.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih akan berlangsung hingga pukul 17.00 WITA.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat hujan lebat dan angin kencang.
(*)