Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JASINGA - Polisi menerjunkan tim gabungan khusus untuk meredam keresahan masyarakat pasca insiden serangan anjing yang menewaskan seorang anak di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
Pasalnya, hingga saat ini masih terdapat sejumlah anjing pemburu babi yang masih berkeliaran di kawasan hutan.
Operasi penyisiran dan patroli intensif ini difokuskan di area Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
Dalam pengamanan berskala besar ini, Ditpolsatwa Baharkam Mabes Polri turut dikerahkan.
Tim gabungan yang diturunkan terdiri dari 1 regu Ditpolsatwa Baharkam Mabes Polri berkekuatan 2 ekor anjing pelacak (K9) spesialis, didukung 1 regu personel Polres Bogor, serta 6 personel dari Polsek Jasinga.
Berdasarkan laporan dari warga setempat, terdeteksi ada sekitar 12 ekor anjing pemburu yang lepas.
Hingga saat ini, tim gabungan telah berhasil menangkap 4 ekor, dan diperkirakan masih ada sekitar 6 ekor anjing lagi yang sedang dalam proses pengejaran di dalam radius penyisiran.
Baca juga: Identitas Pemilik Anjing yang Tewaskan Bocah di Jasinga Bogor, Gelagatnya Bikin Ayah Korban Ngamuk
Untuk menjamin rasa aman warga, setiap anjing pemburu yang berhasil ditangkap akan langsung dievakuasi dan dibawa ke Markas Ditsatwa Mabes Polri.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, langkah ini merupakan respons atas kekhawatiran masyarakat Jasinga saat ini.
"Hari ini meluncurkan tim gabungan dari Ditpolsatwa Baharkam Polri bersama 2 ekor K9. Fokus kami adalah menyisir untuk mengamankan sisa anjing pemburu yang lepas. Begitu tertangkap, anjing-anjing tersebut langsung kami evakuasi agar lingkungan warga kembali aman," ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Di samping itu, ia mengatakan operasi tanggap darurat di lapangan ini berjalan beriringan dengan proses hukum yang terus bergulir.
Terlebih, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bogor telah resmi menetapkan seorang tersangka dalam perkara tersebut.
"Penegakan hukum melalui penetapan tersangka oleh Unit PPA sudah berjalan, dan pengamanan total di lapangan dengan menerjunkan K9 juga sedang intensif dilakukan. Kami pastikan Polri hadir secara menyeluruh, baik untuk keadilan korban maupun keamanan psikologis warga Jasinga," katanya.