TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dijalankan oleh SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd, terus memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang berada di sekitar wilayah operasi khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah perajin batik Nasrullah yang berada di Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara.
Nursidah, pemilik usaha kerajinan batik tersebut, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan PetroChina.
Menurutnya, dukungan yang diterima tidak hanya membantu pengembangan usaha yang dijalankannya, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada PetroChina karena sudah membantu usaha batik kami. Dampaknya sangat positif, baik untuk kami maupun masyarakat,” ujar Nursidah saat ditemui di lokasi usahanya Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan, sebelum hadirnya perajin batik di Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, masyarakat yang membutuhkan batik umumnya harus memesan atau membeli produk ke Kuala Tungkal.
Kondisi tersebut membuat akses terhadap produk batik menjadi lebih sulit dan membutuhkan waktu serta biaya tambahan.
“Biasanya masyarakat memesan ke Tungkal karena pengrajin batik banyak berada di sana. Sekarang masyarakat di Betara sudah bisa mendapatkan batik lebih mudah tanpa harus pergi jauh ke kota Kabupaten,” katanya.
Baca juga: Modernisasi Produksi, Batik Nasrullah Serdang Jaya Binaan PetroChina, Terapkan Ilmu dari Jogja
Baca juga: Sepekan Hilang, Pemancing di Sungai Batang Hari Belum Ditemukan, Warga Diminta Bantu Informasi
Menurut Nursidah, keberadaan usaha batik di Desa Serdang Jaya tidak hanya memenuhi kebutuhan pribadi atau kelompok tertentu, tetapi juga melayani kebutuhan masyarakat secara luas.
Permintaan batik datang dari berbagai kalangan, mulai dari kelompok yasinan, organisasi masyarakat, hingga kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di tingkat kecamatan.
Selain melayani pesanan, Nursidah juga aktif memperkenalkan keterampilan membatik kepada generasi muda. Ia mengatakan sejumlah sekolah di Kecamatan Betara kerap mengundang dirinya untuk memberikan pelatihan membatik kepada para siswa.
“Beberapa sekolah sering mengundang kami untuk memberikan pelatihan membatik. Dengan begitu, bantuan peralatan yang diberikan PetroChina juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Nursidah menyebut bantuan yang diberikan PetroChina berupa pelatihan pembuatan batik tingkat dasar, pelatihan ecoprint dan pewarna alami, pelatihan tekhnik mewarnai pada batik, difasilitasi PetroChina magang disalah satu rumah produksi batik di Yogyakarta, yang terprogram dalam Canting Emas sejaktahun 2021.
Selain pelatihan, Nursidah juga mendapatkan bantuan peralatan produksi batik berupa kain, bahan pewarna batik, cap motif batik, lilin batik, serta berbagai perlengkapan pendukung produksi batik.
Dukungan tersebut dinilai sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga keberlangsungan usaha.
Ia berkomitmen menjaga keberlanjutan program pemberdayaan PetroChina demi mencetak lebih banyak UMKM tangguh di Tanjung Jabung Barat yang bermanfaat bagi ekonomi warga sekitar. (Tribunjambi.com/Sopianto/adv)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Sepekan Hilang, Pemancing di Sungai Batang Hari Belum Ditemukan, Warga Diminta Bantu Informasi
Baca juga: Promo Indomaret Jambi 11 Juni 2026, Banyak Produk Favorit Dapat Harga Spesial