Antisipasi Debit Air Menurun Saat Jam Sibuk, Damkar Denpasar Lengkapi Semua Pos Dengan Ground Tank
Ngurah Adi Kusuma June 11, 2026 06:25 PM

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Saluran pipa hydrant untuk penanganan kebakaran di Denpasar masih menjadi satu dengan pipa pelanggan air PDAM.

Hal ini berdampak pada menurunnya debit air pada saat jam pemakaian tinggi.

Oleh karena itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar melengkapi semua pos damkar dengan ground tank.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana mengatakan ground tank ini akan menjadi tempat penampungan air di masing-masing pos. 

Baca juga: Disdikpora Jembrana Uji Coba Aplikasi SPMB, Penerimaan Murid Baru Mulai Akhir Juni

"Termasuk di dua pos yang baru yang dalam proses yakni Pos Serangan dan Pos Denpasar Timur di Kesiman itu dilengkapi dengan ground tank untuk memudahkan pada saat penanganan kebakaran kami kekurangan air. Sehingga kami bisa dengan cepat," paparnya.

Ia mengatakan, saat ini masih ada dua pos yang belum dilengkapi ground tank yakni Pos Mahendradata dan Pos Ubung.

Untuk di Pos Mahendrata akan dilengkapi ground tank saat renovasi yang rencananya dilakukan tahun 2027.

Lalu untuk Pos Ubung pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan karena berada di areal terminal.

"Karena di Ubung kam berada di terminal, apakah bisa bangun ground tank di sana, kami koordinasikan dengan Dinas Perhubungan dulu," paparnya.

Baca juga: Perkim Renovasi Penyengker Pura Desa lan Puseh Denpasar, Anggaran Rp 3 Miliar

Selain itu, ada juga usulan dari Dewan Denpasar agar pipa hydrant dibedakan dengan saluran pelanggan.

Untuk itu pihaknya sedang melakukan pendekatan dengan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.

"Saat ini kami sedang bangun dua pos baru, mudah-mudahan akhir tahun ini selesai. Setelah itu baru kami akan melangkah ke hydrant bersama dengan PDAM," katanya.

Tirana mengatakan, saat ini semua desa/lurah di Kota Denpasar telah memiliki hydrant.

Baca juga: Pemkot Denpasar dan Pelindo Resmi Teken Kerja Sama Pemanfaatan Lahan PSEL di Benoa

Ada sebanyak 48 hydrant yang tersebar di 43 desa/kelurahan di Denpasar.

Meski begitu, menurutnya, idealnya dalam satu desa/kelurahan terdapat tiga hydrant.

"Kalau sekarang, masing-masing desa dan lurah sudah ada. Tapi debit airnya belum maksimal,”

“Artinya, pada saat-saat jam sibuk masyarakat mandi atau yang lainnya, debit airnya kecil," paparnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.