Bikin Salut! Nasi Lemak Legendaris Ini Masih Dijual Rp 4 Ribuan Seporsi
GH News June 11, 2026 08:09 PM
Jakarta -

Meski telah beroperasi puluhan tahun, pemilik kedai nasi lemak ini masih mempertahankan harga yang terbilang murah sampai sekarang. Hanya Rp 4 ribuan seporsinya!

Kelezatan rasa menu buatan kedai makan legendaris sering menjadi acuan para foodies dalam memilih sebuah tempat makan. Selain itu, faktor harga juga kerap jadi pertimbangan.

Harga yang murah masih dicari banyak orang dan ternyata ada beberapa kedai yang mempertahankan harga mereka selama puluhan tahun. Salah satunya kedai nasi lemak di Malaysia berikut.

Dilansir dari Says (11/6/2026), nasi lemak dengan harga terjangkau itu ditawarkan oleh warung legendaris di Sungai Bayor, Perak, Malaysia. Penjualnya adalah Othman yang kini berusia 72 tahun.

Othman telah menjual nasi lemak itu selama 30 tahun. Sejak dulu seporsi nasi lemak di warungnya memiliki harga yang terjangkau.

Nasi lemak seharga Rp 4 ribuanNasi lemak seharga Rp 4 ribuan yang bertahan 30 tahunan. Foto: BERNAMA

Berawal dari menawarkan nasi lemak seharga 30 sen (Rp 1.200-an). Kemudian, harga itu naik mencapai 50 sen (Rp 4.000-an) dan bertahan hingga sekarang.

Othman menawarkan nasi lemak dalam porsi yang tak begitu besar, tapi terlihat menggugah selera. Ia membungkusnya dengan kertas nasi beralaskan daun pisang.

Sajian nasi lemak itu berisikan nasi berbentuk piramida kecil dengan sambal belacan, ikan teri, dan telur rebus 1/4 bagian. Seporsi nasi lemak itulah yang dihargai Rp 4 ribuan.

Meski tak memiliki untung yang besar, tapi Othman tetap mensyukuri nasi lemaknya dapat dinikmati dalam jangka waktu yang panjang. "Orang selalu tanya kenapa masih jual 50 sen (Rp 4 ribuan), ada untungnya kah? Saya cuma senyum saja, karena memang kalau dihitung untungnya tidak seberapa," kata Othman, seperti dikutip dari BERNAMA melalui Says.

"Alhamdulillah saya bersyukur karena masih mampu bertahan," lanjutnya.

Dalam sehari, Othman bisa menjual 300 bungkus nasi lemak. Artinya, ia bisa mengantogi penghasilan kotor sekitar Rp 1,2 juta per hari. Untuk keuntungan bersihnya, Othman mendapatkan Rp 66 ribu - Rp 88 ribu.

Tak hanya Othman saja yang mempertahankan harga murah untuk sajian nasi lemak, tapi juga pemilik Warung Hasmida di Malaysia. Warung yang berdiri sejak 2006 itu masih menawarkan nasi lemak seharga 2 Ringgit Malaysia (Rp 8.834).

Meski harga yang ditawarkan murah, tapi sajian yang dihidangkan tampak menggugah selera dengan porsi yang cukup mengenyangkan. Kondisi Warung Hasmida juga tampak terawat dan bersih.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.