Tarif Transjabodetabek Naik Sesuai Kondisi Ekonomi, Pramono Anung: yang Mampu Bayar Lebih Tinggi
Talitha Daren June 11, 2026 09:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan rencana penyesuaian tarif Transjabodetabek akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, tidak akan menerapkan kenaikan tarif secara seragam kepada seluruh penumpang.

Skema yang disiapkan akan membedakan besaran tarif berdasarkan kemampuan ekonomi pengguna layanan.

Warga yang tergolong mampu nantinya akan dikenakan tarif yang lebih tinggi, sementara kelompok masyarakat yang membutuhkan tetap memperoleh subsidi dari pemerintah daerah.

Bahkan, bagi warga tertentu yang memenuhi kriteria, layanan transportasi tersebut dapat dinikmati secara gratis.

Pramono menegaskan kebijakan ini bertujuan menjaga akses transportasi publik tetap terjangkau bagi masyarakat luas.

Ia juga meluruskan informasi yang beredar terkait rencana kenaikan tarif Transjabodetabek hingga Rp10.000 sampai Rp15.000.

Menurutnya, angka tersebut tidak berlaku untuk seluruh rute yang beroperasi.

Penyesuaian tarif hanya akan diterapkan pada trayek tertentu yang memiliki jarak tempuh lebih panjang dan biaya operasional lebih besar.

Beberapa rute yang masuk dalam pertimbangan antara lain layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta dan wilayah Bogor.

Baca juga: Siapa yang Sebenarnya Bertanggung Jawab Atas Banjir Jabodetabek? Dedi Mulyadi Sentil PTPN, 1 Tewas

Penyesuaian Tarif Jabodetabek

 

Penyesuaian tarif hanya berlaku pada beberapa rute tertentu yang jaraknya lebih jauh dan membutuhkan biaya tambahan, seperti rute menuju Bandara Soekarno-Hatta maupun Bogor.

“Tidak semua TransJabodetabek kenaikannya akan tinggi. Karena bagaimanapun, sebagai gubernur, saya juga mempertimbangkan kemampuan masyarakat dalam kondisi yang seperti ini,” ujar dia.

Pemprov DKI akan terus memberikan subsidi transportasi gratis bagi 15 golongan.

Baca juga: Siapa yang Sebenarnya Bertanggung Jawab Atas Banjir Jabodetabek? Dedi Mulyadi Sentil PTPN, 1 Tewas

Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Selasa (7/10/2025)
TARIF TRANSJABODETABEK - Tarif Transjabodetabek naik disesuaikan dengan kondisi ekonomi (Tangkap layar YouTube Kompas TV)

Kelompok Masyarakat Tertentu Bisa Gratis

Bahkan, Pramono memberi sinyal akan menambah kelompok masyarakat yang bisa menikmati layanan gratis.

Menurut dia, subsidi harus diberikan secara lebih adil agar masyarakat yang membutuhkan benar-benar mendapatkan manfaat.

“Yang paling penting bukan perubahan atau penyesuaian harga, tetapi membuat warga Jakarta lebih nyaman, lebih menikmati TransJabodetabek,” kata Pramono.

Pramono memastikan besaran tarif baru Transjabodetabek masih dalam proses pembahasan dan akan diumumkan dalam waktu dekat.

(TribunTrends/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.