TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membantah isu yang menyebut kelangkaan batu bara menjadi penyebab blackout atau pemadaman listrik di sejumlah wilayah Pulau Jawa.
Bahlil menegaskan, pasokan batu bara untuk kebutuhan domestik tetap aman.
Menurutnya, gangguan listrik yang sempat dirasakan warga dipicu masalah pada sejumlah unit pembangkit listrik sebagaimana dilaporkan PT PLN (Persero).
"Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara langka itu tidak benar," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Pernyataan itu disampaikan setelah pemadaman listrik dilaporkan terjadi hampir bersamaan di sejumlah daerah, termasuk Bandung, Bekasi, dan Depok, pada Rabu (10/6/2026), sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Bahlil mengatakan pemerintah telah memenuhi kewajiban pasokan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO), sehingga isu menipisnya suplai batu bara tidak berdasar.
"Karena penugasan kita sudah mencapai 170 juta ton," ujarnya.
Baca juga: Bahlil Pastikan BBM Subsidi, LPG, dan Listrik Tak Naik: Pertamax Cs Ikuti Pasar
Bahlil menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima dari PLN, pemadaman dipicu gangguan teknis pada beberapa unit pembangkit, bukan akibat keterbatasan bahan bakar.
"Dan memang ada beberapa trouble di beberapa mesin yang disampaikan oleh PLN. Dan kita akan selesaikan dalam waktu secepatnya," katanya.
Ia tidak menampik bahwa proses pemulihan sistem kelistrikan belum sepenuhnya maksimal. Namun, pemerintah bersama PLN terus melakukan percepatan agar pasokan listrik kembali normal.
"Kemarin memang ada, belum maksimal, tapi ini kita lakukan percepatan untuk pemulihan," pungkasnya.
Baca juga: Warganet Klaim Tagihan Listrik Belakangan Ini Naik, PLN Bantah Isu Kenaikan Tarif
Isu kelangkaan batu bara sebelumnya sempat mencuat di tengah maraknya pemadaman listrik di sejumlah daerah. Sebelumnya, gangguan kelistrikan berskala besar juga terjadi di wilayah Sumatera, memicu kekhawatiran publik terkait keandalan pasokan energi nasional.
Meski demikian, pemerintah memastikan stok batu bara untuk pembangkit tetap tersedia sesuai penugasan, sementara evaluasi terhadap gangguan teknis pembangkit terus dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Pemerintah menegaskan blackout di sejumlah wilayah Jawa bukan disebabkan pasokan batu bara yang menipis, melainkan gangguan teknis pembangkit yang kini dalam proses pemulihan dan evaluasi.