Pak Kadus di Purbalingga Tewas Dibacok Pria Terduga ODGJ, Lagi Semprot Rumput di Kebun
deni setiawan June 12, 2026 12:55 AM

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Warga Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga dikejutkan dengan kabar meninggalnya salah seorang Kepala Dusun (Kadus) pada Kamis (11/6/2026).

SK, Kadus 3 di desa tersebut tewas seusai diserang oleh seseorang yang tak lain adalah warganya sendiri.

Korban dihantam menggunakan balok kayu, lalu disabet menggunakan parang, hingga akhirnya tewas tersungkur di kebun milik korban.

Terkait motif penyerangan berujung kematian itu, polisi masih mendalaminya.

Adapun pelaku sudah ditangkap dan diamankan di Rutan Polres Purbalingga.

Baca juga: Hasil Liga 4 Nasional, Persibangga Purbalingga Amankan Kemenangan Perdana

• Dua Timah Panas di Kaki Pembunuh Bilqis, Polres Sragen: Suparman Nyaris Kabur

SK, seorang Kadus di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, meninggal setelah dianiaya oleh warganya, Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 10.00.

Pelaku berinisial SW tiba-tiba mendatangi korban yang sedang menyemprot rumput di kebun miliknya.

Tanpa peringatan apapun, pelaku langsung menghantam leher korban menggunakan kayu, lalu menyerang korban menggunakan parang.

Beberapa warga yang melintas di dekat lokasi baru berani menolong korban setelah pelaku pergi.

Saat dihampiri, korban yang menjabat Kepala Dusun 3 itu sudah dalam posisi tersungkur tak bernyawa di tanah.

Polsek Mrebet yang mendapat laporan itu langsung mendatangi lokasi dan menangkap pelaku di rumahnya tanpa perlawanan.

Berdasarkan penuturan beberapa warga, pelaku yang tinggal sendirian itu merupakan pemuda yang dikenal memiliki emosi labil dan diduga memiliki gangguan jiwa.

Bahkan seusai menghabisi nyawa korban, pelaku sempat mandi dan menyeduh kopi.

Kasatreskrim Polres Purbalingga, AKP Siswanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan dan belum dapat memastikan motif ataupun kondisi kejiwaan pelaku.

"Belum tahu ODGJ atau tidak. Kami belum melakukan pemeriksaan ke rumah sakit jiwa," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sangkanayu, Ali Nur Setiawan terpukul dengan kejadian ini.

Dia tidak yakin jika korban memiliki konflik dengan warganya, mengingat sifat mendiang yang dikenal ramah dan humoris.

"Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Sangkanayu merasa sangat kehilangan. Apalagi Pak Kadus orangnya humoris," katanya. (*)

Sumber Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.