Jurgen Klopp, yang kini menjabat sebagai kepala sepak bola global di Red Bull, dikabarkan tengah mengincar manajer Rangers, Danny Rohl, untuk memimpin era baru di Red Bull Salzburg. Mantan pelatih Liverpool itu disebut sangat terkesan dengan pekerjaan yang telah dilakukan Rohl di Ibrox, dan pendekatan resmi dari Salzburg diyakini akan segera dilakukan.
Klopp menargetkan Rohl untuk posisi pelatih Salzburg
Perputaran kursi pelatih di dalam jaringan klub Red Bull kini semakin cepat. Setelah menunjuk Narcis Pelach sebagai pelatih di klub Jepang RB Omiya Ardija, fokus kini beralih ke Austria, di mana Red Bull Salzburg sedang mencari pelatih kepala baru setelah kepergian Daniel Beichler. Dalam kapasitasnya sebagai pengawas operasional sepak bola grup tersebut, Klopp telah mengidentifikasi Rohl sebagai kandidat utama untuk mengambil alih posisi itu, menurut laporan dari media Jerman, Bild, yang menyebut bahwa pihak Salzburg ingin melakukan penunjukan sesegera mungkin.
Pelatih asal Jerman berusia 37 tahun itu saat ini mendapat penghargaan tinggi di seluruh Eropa dan dianggap sebagai salah satu sosok muda paling cemerlang di dunia sepak bola. Pengalamannya sebagai asisten Hansi Flick di Bayern Munchen dan tim nasional Jerman memberinya dasar taktik yang solid — sesuatu yang ingin diintegrasikan Klopp ke dalam sistem Red Bull.
Membangun reputasi di Glasgow
Rohl bergabung dengan Rangers pada Oktober 2025 dan masih terikat kontrak hingga 2028. Sejak kedatangannya di Ibrox, ia mendapat pujian karena berhasil menstabilkan klub yang sebelumnya kesulitan menjaga konsistensi, meskipun krisis cedera di akhir musim menghambat perjuangan mereka untuk merebut gelar Liga Utama Skotlandia. Meskipun kontraknya di Skotlandia masih panjang, daya tarik jaringan Red Bull serta dukungan pribadi dari Klopp bisa menjadi faktor penentu.
Red Bull Salzburg sendiri sangat berambisi untuk kembali ke puncak sepak bola Austria setelah hanya finis di posisi ketiga liga musim lalu. Beichler, yang menggantikan Thomas Letsch pada Februari, gagal membawa perubahan signifikan dan menutup musim dengan kekalahan memalukan 3-1 dari Hartberg. Hasil buruk tersebut membuat Salzburg finis di posisi terendah sejak dimulainya era Red Bull dan gagal lolos ke Liga Champions.
Filosofi yang berfokus pada pemain muda
Alasan utama Klopp mendorong perekrutan Rohl adalah filosofi sepak bolanya yang jelas serta rekam jejaknya dalam mengembangkan talenta muda. Kedua hal ini dianggap sangat penting untuk posisi di Salzburg, yang berfungsi sebagai pusat pengembangan utama bagi seluruh jaringan Red Bull. Laporan menyebutkan bahwa kontak awal telah dilakukan dengan Rangers untuk membahas kemungkinan dan biaya dari potensi kesepakatan tersebut.
Namun, Rohl sebelumnya telah menyatakan kepuasannya bekerja di Skotlandia. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, ia mengatakan: “Fokus saya ada di Glasgow. Saya menyukai pekerjaan ini karena saya bisa bersaing memperebutkan gelar di sini, dan juga di level internasional. Ini kesempatan yang sangat baik dan saya sangat menikmatinya.”
Kesempatan kedua dalam jaringan Red Bull
Ini bukan pertama kalinya Rohl dikaitkan dengan klub dalam jaringan Red Bull. Pada musim panas sebelumnya, ia dilaporkan masuk dalam daftar kandidat untuk posisi pelatih di RB Leipzig, meskipun klub Bundesliga tersebut akhirnya memilih menunjuk Ole Werner. Kini, dengan Klopp yang memimpin pencarian pelatih baru untuk Salzburg, peluang bagi Rohl untuk bergabung kembali dengan jaringan Red Bull tampaknya semakin terbuka.